| Sabtu, 30 Juli 2005 | BUDAYA |
"In the Dark", Game di Tengah KegelapanJAKARTA-Selama ini sebuah acara televisi selalu identik dengan tata lampu dan tata cahaya yang luar biasa besarnya. Namun kini ditemukan sebuah teknologi yang mampu menghadirkan sebuah tayangan meski tanpa disinari cahaya lampu sedikitpun. Sebuah gameshow yang bakal ditayangkan TPI bertajuk In The Dark bakal menghadirkan permainan seru yang dilakonkan di tengah ruangan yang serbagelap. "Indonesia adalah negara pertama di Asia Tenggara yang bisa menyaksikan gameshow yang dilakukan dalam kegelapan ini," tutur Daniel GR, Direktur TPI mengenai tayangan produksi IBS (Integrated Broadcast Solution) ini. Acara yang akan ditayangkan mulai Minggu, 7 Agustus, pukul 18.00 dengan durasi selama 60 menit ini merupakan gameshow berkombinasi unik dari hiburan ringan dengan teknologi "melihat dalam gelap". Teknologi ini dikembangkan oleh perusahaan produksi dari Inggris bernama FUNdamental Entertainment Television dan didukung Fuji Internasional Production (UK) Ltd. "Kita bisa membandingkan kemampuan kamera ini dengan kamera inframerah yang digunakan untuk tayangan Gentayangan. Dengan kamera ini, objek bisa ditangkap oleh kamera meski hanya menggunakan sedikit cahaya," ujar Daniel. Tetapi teknologi BVS (Beyond the Visible Spectrum) tersebut, lanjut dia, mampu merekam gambar dalam kegelapan total tanpa dibantu sinar sama sekali. Hanya dibantu lampu khusus yang juga tidak terlihat sinarnya secara kasat mata. Sinar lampu ini baru bisa dilihat bila kita menggunakan kamera handphone misalnya. Tiga Kelompok Format gameshow yang dipandu oleh Denny Chandra dari Project P serta Bajaj API ini ditemukan Mar Overett, John Gough, dan Colin Skevington. Menampilkan tiga kelompok peserta yang berlomba dalam serangkaian tantangan gila-gilaan di tempat yang sangat gelap. Bisa di ruang tamu, kamar tidur, supermarket dan dimanapun, bahkan di rumah sakit. Mereka tidak dapat melihat apapun, tetapi penonton dapat melihat semuanya melalui kamera berteknologi BVS. Format yang didistribusikan oleh FUNdamental Distribution ini telah meraup sukses di beberapa negara yaitu Jerman, Portugal, Brasil, Turki, Swedia, Italia, Norwegia, Rusia, Jepang, belanda, Belgia, Finlandia, Prancis, Kanada, Denmark, Spansyol dan Amerika Serikat. Para peserta adalah artis yang akan bermain bersama orang-orang terdekatnya. Bisa pacar, teman, keluarga atau bahkan orangtua masing-masing. Di awal acara kebanyakan mereka tidak tahu dengan siapa akan berpasangan, sehingga ketika akhirnya lampu kembali dinyalakan, sebuah kejutan akan membuat permainan ini lebih seru. (tn-45) |