logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 29 Juli 2005 SALA
Line

Ojo Lali

Minum Obat Flu, Wanita Pingsan

WONOGIRI - Pengunjung objek wisata Waduk Gajahmungkur, Wonogiri, mendadak dibuat gempar, setelah petugas jaga Surono dan Sartun menemukan Yumi (21) dalam keadaan pingsan. Wanita itu tiba-tiba terduduk lemas tak berdaya di depan pintu gerbang utama. Saat ditanya petugas jaga, dia mengatakan, kalau baru saja minum obat flu yang dicampur dengan minuman ringan. Wanita muda yang diketahui warga Desa Ngebraklor, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri ini segera dibawa ke RSUD dan menjalani opname di bangsal Teratai. (P27-55h)

DPRD Oku Studi Banding

WONOGIRI - Sebanyak 18 anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dipimpin HA Wahab Nawawi SSos MM, mengadakan studi banding ke Kabupaten Wonogiri. Studi banding difokuskan untuk mengamati pengelolaan Waduk Gajahmungkur, karena di Kabupaten OKU Selatan juga punya potensi Danau Ranau.

Kedatangan rombongan ini, secara resmi diterima oleh Bupati Wonogiri yang diwakili Sekda Drs Mulyadi MM. Mulyadi mengatakan, Wonogiri banyak berkorban untuk pembangunan Waduk Gajahmungkur, karena harus merelakan 51 desa-nya ditenggelamkan. Setelah berfungsi, airnya berguna untuk irigasi pertanian seluas sekitar 32 ribu ha, yang dapat dinikmati masyarakat petani hilir seperti di Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Karanganyar (Jateng), dan Ngawi (Jatim).(P27-55h)

Tewas saat Mencangkul

SRAGEN - Sutaryono(70), warga Tempurejo, Kroyo, Karangmalang, Sragen, baru-baru ini ditemukan tewas. Kakek malang itu meninggal ketika sedang bekerja mencangkul lahan persawahan yang berada di kawasan desa setempat.

Belum diketahui secara pasti penyebab kematiannya. Namun dari hasil penyelidikan polisi, tidak ditemukan adanya tanda bekas penganiayaan pada tubuh lelaki renta tersebut.

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, kematian korban kali pertama diketahui oleh saksi Tarjo (30), yang kebetulan juga sedang bekerja di sawah. Ketika hendak pulang ke rumah, saat melintas di dekat lokasi kejadian, Tajo melihat korban sudah tergeletak di tengah sawah dan dalam keadaan sudah meninggal.

Di kampungnya, Sutaryono memang dikenal sebagai petani ulung sejak muda. Karena itu, ketika usianya sudah lanjut pun dia juga masih bersemangat bekerja, termasuk seperti yang dilakukan di saat-saat terakhirnya.

Waktu itu, seperti biasa, korban berangkat ke sawah untuk mengolah tanah. Namun siang harinya, ketika petani yang lain pulang untuk istirahat, korban tak juga pulang. Tahu-tahu, ketika keluarganya gelisah, datang kabar dia sudah meninggal.(G19, Nin-55a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA