| Jumat, 29 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Jangan Cepat Puas!SEMARANG- Dua poin yang berhasil diraih PSIS pada dua pertandingan tandang, lawan Persikota Tangerang dan Persib Bandung, lumayan menggembirakan. Hasil itu membuat posisi Laskar Mahesa Jenar tetap bertengger di papan atas klasemen sementara wilayah I. Meski demikian, para pemain diminta tidak cepat berpuas diri. Apalagi lawan yang akan dihadapi dalam pertandingan berikutnya, Minggu (31/7) lusa di Stadion Jatidiri lebih berat, yaitu Persija Jakarta. Saat ini tim asuhan Arcan Iurie itu nangkring di pucuk klasemen sementara wilayah I. Mereka sudah membukukan 40 angka dari 20 kali main, 12 menang, 4 seri dan 4 kalah. Sedangkan PSIS berada dua trap di bawahnya dengan nilai 35 dari 19 main, 9 menang, 7 seri dan 3 kalah. Menghadapi PSIS, Agus Indra Kurniawan cs diperkirakan memiliki motivasi besar. Pasalnya, pada pertandingan Rabu (27/7) di Stadion Lebak Bulus, mereka menang meyakinkan atas Persekabpas Pasuruan 4-2. "Para pemain tidak boleh santai dan besar kepala karena hasil dua poin dari pertandingan tandang. Persija sudah menunggu," ungkap asisten pelatih, Bonggo Pribadi, setelah tiba di Bandara A Yani, kemarin. Keberhasilan meraih dua poin dari pertandingan tandang, diakui Bonggo, membuat kepercayaan diri Emmanuel de Porras dan kawan-kawan meningkat. Ini menjadi modal untuk melakoni big match lawan Persija, sekaligus sebagai upaya untuk revans. Pasalnya, pada putaran pertama yang digelar di Stadion Lebak Bulus, PSIS kalah 1-2. Terbuka Peluang melakukan revans sangat terbuka, mengingat permainan anak-anak asuhan Bambang Nurdiansyah sudah kembali memperlihatkan grafik meningkat. Dukungan penonton fanatik juga akan membuat motivasi dan semangat mereka berlipat ganda. "Jika di luar bisa meraih poin, di kandang kami juga harus mampu mendapatkannya, bahkan harus penuh. Dua poin di luar kandang itu kami harapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain," terang mantan kapten tim PSIS ini. Sayangnya, saat lawan Persija, skuad Mahesa Jenar tidak akan diperkuat oleh Anthony Jomah Ballah. Pemain asal Liberia itu terkena akumulasi kartu kuning. Meski demikian, menurut Bonggo, absennya Ballah tidak akan memengaruhi kekuatan tim. Sebab, stok gelandang di PSIS masih banyak, seperti M Irfan, Abdoulaye Djibril dan Samsul Bahri. Mereka siap menggantikan Ballah. "Pemain yang absen saat lawan Persija hanya Ballah. Tidak jadi masalah. Kami sudah menyiapkan formasi yang berbeda di pertandingan kandang ini," katanya. "Di pertandingan tandang lalu, kami memakai formasi 3-6-1. Kali ini kami akan memainkan dua-tiga striker sekaligus, tergantung situasi dan kondisi di lapangan," imbuhnya. Soal recovery, pelatih fisik Djanu Ismanto melihat tidak ada masalah. Waktu dua hari menjelang pertandingan lawan Persija dinilai cukup untuk memulihkan kondisi pemain. "Pemain memang lelah setelah menjalani dua pertandingan tandang. Namun, waktu dua hari ini cukup untuk memulihkan kondisinya," ujar dosen senior FIK Unnes itu. Rombongan PSIS sekitar pukul 13.25 kemarin tiba di Semarang setelah menjalani penerbangan dari Bandung dan transit di Yogyakarta. Dalam rombongan tersebut pelatih Bambang Nurdiansyah tidak terlihat. Mantan pelatih timnas U-21 itu pulang ke Jakarta dulu. Dia baru kembali ke Semarang untuk memimpin anak-anak asuhannya latihan mempersiapkan diri menghadapi Persija, Jumat sore ini. (H13-40) |