logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 29 Juli 2005 SEMARANG
Line

Pabrik Mebel Ludes Terbakar

SEMARANG BARAT - Pabrik mebel dan gudang asbes di Jalan Sawojajar II, Kelurahan Krobokan, Semarang Barat, Rabu (28/7) ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa namun pemilik kedua tempat yang berdempetan itu diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Penyebab kebakaran belum diketahui. Yang pasti, api berasal dari pabrik mebel kemudian merambat ke seluruh bagian bangunan berukuran 30 x 10 meter itu. Lalu, terus menjalar ke gudang asbes berukuran 30 x 7 meter yang terletak di utaranya.

Pekerja pabrik yang berjumlah 15 orang menghilang begitu kebakaran membesar sekitar pukul 15.00. Hal itu menyulitkan polisi mengumpulkan keterangan tentang asal usul api. Pemilik pabrik, Wie Thian Hok alias Hadianto (53), warga Jalan Indraprasta, hingga kemarin petang juga belum dapat ditemui. Sementara pemilik gudang asbes belum diketahui identitasnya.

Menurut sejumlah saksi, api diduga muncul kali pertama dari puntung rokok yang dibuang salah seorang pekerja pabrik mebel. Puntung itu mengenai kain dan bahan jok kursi hingga terbakar.

Sebelum api membesar, beberapa karyawan segera mematikannya. Keadaan pun tenang kembali. Akan tetapi, tanpa diduga percikan bunga api masuk ke dalam kaleng berisi lem.

Seorang pekerja berusaha memadamkan api yang menyala lagi. Dia mengambil kaleng itu dengan maksud akan membuangnya ke tempat aman. Namun karena kaleng sangat panas, dia melepaskannya. Akibatnya, isi kaleng tumpah dan cairan lem yang sudah meleleh tersebut terjilat api. Api inilah yang mengenai beberapa bahan mebel yang belum jadi.

Dengan cepat si jago merah menjilat barang-barang di dekatnya. Sebagian besar barang di dalam pabrik itu mudah terbakar sehingga api cepat membesar. Para pegawai pabrik sekali lagi berusaha memadamkan dengan menyiramkan air dari selokan di depan bangunan itu. Sayang, kali ini upaya mereka tak banyak membuahkan hasil.

Selamatkan Mobil

Melihat api menyala hebat, para pekerja berhamburan menyelamatkan diri. Puluhan warga berdatangan dan menyiramkan air. Beberapa di antaranya naik ke atap kios di timur pabrik, lalu merobohkan sisa bangunan yang belum terbakar agar api tidak menjalar ke kios-kios pedagang di tepi Jalan Madukoro. Asap tebal hitam dari lokasi kebakaran membubung tinggi dan terlihat hingga jarak ratusan meter.

Beberapa pekerja bengkel mobil yang terletak di barat pabrik mebel itu segera menyingkirkan delapan kendaraan yang sedang mereka perbaiki. Bengkel milik Triono (47) itu langsung ditutup. Api dapat dicegah sehingga tak menjalar ke bengkel.

Petugas Dinas Kebakaran Kota Semarang yang berkantor di Jalan Madukoro, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian tiba sekitar 10 menit setelah dihubungi warga.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 17.30. Hingga menjelang malam, asap masih mengepul dari bara api. Warga terlihat menyingkirkan puluhan seng yang terbakar dan puing-puing bangunan ke tepi jalan. (G3-18j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA