| Jumat, 29 Juli 2005 | KEDU & DIY |
Dor... dor...Ny Melia Korban GendamYOGYAKARTA-Aksi penipuan dengan modus menggunakan ilmu gendam terjadi lagi di Yogyakarta. Kali ini menimpa Nyonya Melia C Wenas (67), warga Desa Dayu Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman. Akibat digendam empat laki-laki dengan logat bicara bahasa Melayu, Rabu kemarin (27/7) korban kehilangan uang tunai Rp 150 juta yang baru diambilnya dari bank BRI di Jl Cik Di Tiro, Yogyakarta. Kepada petugas penyidik Poltabes Yogyakarta, korban mengatakan ketika itu dia akan menyeberang jalan sehabis mengambil uang di bank. Mendadak muncul dua laki-laki membantu menyeberangkan jalan. Salah satunya sempat menyablek bahunya. Setelah itu Nyonya Melia Wenas merasa seperti linglung hingga dia manut saja ketika diajak masuk ke dalam mobil kawanan itu, Isuzu Panther. Di dalam mobil ternyata sudah ada dua laki-laki lain. Sambil keliling kota Nyonya Melia ditawari membeli jam merk Rolex. Tawaran itu ditolak. Tapi Nyonya Melia tidak kuasa menolak ketika salah seorang tersangka menyatakan meminjam uang yang baru diambilnya dari bank. Setelah dikembalikan ke Jl Cik Di Tiro Nyonya Melia baru sadar telah menjadi korban penipuan. Kasus tersebut kini masih diselidiki oleh Kasat Reskrim Poltabes Yogyakarta, Kompol Ayik Supardan SIK SSos.(P58-39) Buang Hajat Temukan Pistol MAGELANG-Saat sedang buang hajat di WC umum di Kampung Ketepeng, Trunan, Kecamatan Magelang Selatan, Widianto penduduk setempat menemukan sebuah pistol revolver kaliber 38 beserta lima peluru merek Western, Jerman. Senjata api model lama dengan nomor 82593 ditemukan tergeletak di ventilasi (angin-angin red) di WC tersebut. Hal itu segera dilaporkan ke polsekta terdekat. Kapolresta AKBP Drs Jhonny Siahaan SH MH menerangkan, meski pistol lama tetapi masih bisa digunakan. ''Kami minta bantuan Polda Jateng untuk mengecek tentang identitas senjata termasuk institusi yang menggunakannya,'' tuturnya. Dia juga memerintahkan jajaran reskrim dan intel untuk mengungkap siapa pemiliknya. ''Kami sangat menghargai dan mengucapkan terima kasih atas kesadaran Widianto melaporkan penemuan itu kepada polisi. Diharapkan masyarakat aktif memberikan informasi lainnya kepada kami dan pasti ditindaklanjuti,'' kata Kapolresta. (P60-39) |