| Jumat, 29 Juli 2005 | KEDU & DIY |
Buron 18 Bulan Didor PolisiYOGYAKARTA-Petugas Reserse Poltabes Yogyakarta Rabu kemarin (27/7) terpaksa menembak Hendrik (29), seorang tersangka pelaku pembacokan terhadap dua anggota polisi setempat. Penembakan dilakukan setelah warga Kelurahan Gunungketur Kecamatan Pakualaman Kota Yogyakarta itu melarikan diri dan mengabaikan peringatan petugas. Sebelum terkena tembakan di bagian betis dan mata kaki kirinya, petugas anggota Unit I/Jatantras Poltabes Yogyakarta mengetahui keberadaan tersangka di kawasan Pasar Sentul. polisi Semula hanya bermaksud menangkapnya. Tapi pagi itu sekitar pukul 04.30, mengetahui dirinya dibuntuti, Hendrik mencoba kabur. Ketika dikejar dia malah menghunus pedang. Termasuk ketika akan ditangkap, buron sejak Febuari 2004 itu justru memainkan senjata tajamnya hingga membahayakan keselamatan petugas. Setelah dua kali melepaskan tembakan peringatan dan tidak digubris, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak ke bagian kakinya. Meski sudah terkena tembakan di kakinya, Hendrik belum juga mau menyerah. Dia baru terkapar setelah peluru kedua mengenai mata kaki kirinya. Hendrik merupakan salah seorang tersangka pelaku perusakan di kawasan pasar Sentul Jl P Senopati Yogyakarta pada bulan Febuari 2004. (P58-39) |