logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 29 Juli 2005 KEDU & DIY
Line

Perbaikan Ruang Kelas Tunggu Anggaran 2006

PURWOREJO-Kepala Dinas Pendidikan, Drs Sudarmo Subroto MM, menjanjikan dana untuk perbaikan beberapa ruang kelas SD Botorejo, Kecamatan Bayan, menunggu anggaran tahun 2006. Jaminan itu menyusul runtuhnya atap sebuah ruang kelas sehingga kini dua ruang di sebelahnya tidak ditempati karena khawatir ikut runtuh.

Menurut Sudarmo, agar dana perbaikan untuk SD itu bisa turun tahun depan, maka Unit Pelaksana teknis daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Kecamatan Bayan harus segera mengajukan usulan. Sedangkan kalau warga setempat tidak sabar menunggu turunnya dana tahun depan bisa diperbaiki saat ini. Dengan catatan dananya ditalangi oleh komite sekolah.

''Yang jadi pertanyaan pihak komite sekolah dan kepala sekolah bisa mencari dana talangan apa tidak, '' katanya, kemarin.

Seperti diberitakan, atap ruang kelas IV SD tersebut runtuh Kamis siang (21/7) lalu. Sebenarnya ruangan tersebut sudah dikosongkan sejak bulan Februari lalu, dengan pertimbangan keamanan. Selama beberapa bulan ini kegiatan belajar dan mengajar (KBM) kelas IV dipindah ke sebuah ruang kumuh dekat WC sekolah.

Dikosongkan

Sementara dua ruang di sebelah timur bangunan yang dikosongkan untuk kelas V dan VI. Gara-gara bangunan ruang kelas IV runtuh, sejak Jum'at (22/7) ruang kelas V dan VI dikosongkan karena dikhawatirkan juga akan runtuh. Sejak hari itu kelas I sampai III masih menempati ruang masing-masing, kelas IV menempati ruang kumuh dekat WC, sementara kelas V ditempatkan di ruang TPQ, dan kelas VI menempati ruang guru.

Pengaturan seperti itu diubah lagi Senin siang (25/7) lalu. Dengan alasan tidak kuat menahan bau tidak sedap dari WC di sebelahnya dan kotoran kelelawar yang ada di ruangan, kelas V pindahan ke ruang kelas I. Untuk itu ruang kelas I dibagi menjadi dua karena satu ruang dimanfaatkan untuk dua kelas dan hanya dibatasi beberapa almari.

Kepala sekolah SD tersebut, Puji Astuti mengakui jumlah muridnya tidak begitu banyak, hanya 78 anak. Jumlah murid kelas I hanya 14 anak, kelas II sebelas anak, kelas III tiga belas anak. Kelas IV 17 anak, kelas V 11 anak dan murid kelas VI 12 anak. (yon-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA