logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 29 Juli 2005 KEDU & DIY
Line

Gizi Buruk Akibatkan Busung Lapar

BOROBUDUR - Peringatan Hari Anak Nasional 2005 di Kabupaten Magelang ditandai dengan pemberian bantuan makanan tambahan kepada 47 balita bergizi buruk di kecamatan Kaliangkrik.

Kondisi sembilan balita di antaranya di bawah garis merah (BGM). Bantuan pemerintah pusat berupa beras, ikan teri, telor, dan susu disalurkan melalui Dinas Kesehatan.

Kepala Puskesmas Kaliangkrik, dokter Eka Ariwibawa mengatakan, selama tiga bulan, balita tersebut dipantau. Mereka diberi susu gratis dan makanan tambahan yang diambil dari Askes Keluarga miskin, karena bantuan dari APBD tahun ini belum ada.

Kasi Gizi Dinas Kesehatan, Retno Indri Astuti MKes mengatakan, kekurangan gizi dapat berakibat busung lapar. Munculnya kasus gizi buruk merupakan akibat dari kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pola asuh anak, pola makan sehat, dan cara hidup bersih dalam lingkungan rumah yang sehat.

Kasi Kesra Kecamatan Kaliangkrik, Djunaidi, meminta para orangtua balita gizi buruk agar jangan malu datang ke posyandu (pos pelayanan terpadu). Jika tidak mau, kesehatan anak tak terpantau dan permasalahannya tidak segera teratasi.

Menurut dia, di posyandu dapat menimba pengalaman dan pengetahuan bagaimana upaya mengatasi masalah kesehatan anak. Tampak hadir, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sri Wahyuni AMKeb dan Pengurus Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Rudi Agustiono SKM. (pr-39h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA