| Rabu, 27 Juli 2005 | SALA |
OJOLALINyaris Tertimbun LongsoranKLATEN - Dua penambang pasir yang sedang mencari pasir di Kaliworo, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten nyaris tewas tertimpa longsoran pasir dan kerakal, Minggu (24/7) pukul 13.00. Korban kini menjalani perawatan karena luka yang dideritanya. Menurut informasi, sebelum kejadian, Sunardi (39) dan Warsi (36) pergi ke Kaliworo bersama dua rekannya Samto (40) dan Pujo (38) untuk mencari pasir. Sunardi dan Warsi menggali pasir dengan sekop dan linggis. Setelah kedalaman lubang galian mencapai lima meter dan lebar tiga meter, tiba-tiba tebing longsor dan menimbun kedua penambang malang itu. Dua rekannya yang mengetahui hal itu segera memberikan pertolongan. Keduanya selamat, tapi Sunardi mengalami patah kaki kiri, sedangkan Warsi hanya lecet-lecet. Korban segera dilarikan ke RS untuk mendapatkan perawatan. Kepala Sentar Pelayanan Kepolisian Polres Klaten Aiptu Sukardjo mengatakan, musibah itu terjadi karena tanah yang digali penambang itu labil. (F5-16n) Tewas Gantung Diri KLATEN - Warga Dukuh Tegalduwur, Desa Pokak, Kecamatan Ceper, Klaten digegerkan oleh tindakan Ny Temu Wito Daryono (70), warga setempat. Wanita itu ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Minggu (24/7) pukul 15.00. Peristiwa itu kali pertama diketahui oleh suaminya, Imam Wito Daryono, saat akan ke kamar mandi. Laki-laki itu terkejut menemukan istrinya sudah tergantung dengan selendang warna ungu. Dia segera berteriak minta tolong, tapi nyawa korban sudah tak bisa diselamatkan. Para tetangga segera berdatangan dan kejadian itu pun segera dilaporkan ke Polsek Ceper. Dari pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan sehingga diduga korban meninggal karena gantung diri. Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Klaten Aiptu Sukardjo mengatakan, korban diduga nekat melakukan gantung diri karena mengalami masalah yang berat. (F5-16n) Kades Bati-Bati Studi Banding WONOGIRI - Para kades se-Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (26/7), mengadakan studi banding ke Kabupaten Wonogiri. Rombongan Kades dari Bati-Bati yang berjumlah 18 orang dipimpin Drs Abdurahman Inai itu diterima Bupati yang diwakili Asisten Sekda Drs Dwiputro Setyantomo MM. Abdurahman mengatakan, Bati-Bati memiliki produk unggulan tanaman jamu berupa kencur yang barangkali diperlukan Wonogiri sebagai Kabupaten pemilik pabrik jamu. Untuk peninjauan lapangan, rombongan berkunjung ke wilayah Kecamatan Girimarto. (P27-16n) Bimbingan Teknis Lakip WONOGIRI - Pemkab Wonogiri mulai Selasa (26/7) kemarin menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip) 2005 yang diikuti 57 pegawai utusan dari 25 kecamatan dan dari dinas, intansi, badan, kantor dan bagian. Kabag Hukum Pemkab Wonogiri Sutanto Djosowiyatmo SH MM mengatakan, bintek lakip ini berlangsung selama tiga hari sampai Kamis (28/7) besok dengan menghadirkan fasilitator dari Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) Jateng. Secara resmi bintek lakip ini dibuka Bupati yang diwakili Sekda Drs Mulyadi MM. (P27-16n) Ujian Dinas Kenaikan Pangkat WONOGIRI - Sebanyak 100 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Wonogiri selama dua hari terkahir ini mengikuti ujian dinas kenaikan pangkat, yakni dari semula golongan II ke golongan III. Ujian dinas kepegawaian digelar di ruang Suskes Kantor Sekretariat Pemkab dengan materi ujian terdiri atas perundang-undangan, Pancasila, GBHN, pengetahuan umum, kepegawaian, sejarah Indonesia, perkantoran, dan Korpri. (P27-16n) |