logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 27 Juli 2005 KEDU & DIY
Line

Tolak SUTET, Warga Datangi Kejari

YOGYAKARTA - Puluhan orang dari Desa Kresen mendatangi Kejaksaan Negeri Bantul, kemarin. Mereka datang secara bersamaan menumpang truk, mobil, dan sepeda motor dengan membawa spanduk besar bertuliskan Forum Peduli Korban SUTET Kresen (Forlikorset).

Seperti pernah diberitakan, warga Desa Kresen, Bantul, menolak saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang melintasi wilayahnya. Mereka takut akibat dari pemasangan jalur tegangan tinggi tersebut.

Tidak Melintasi

Menurut mereka radiasi SUTET bisa mengakibatkan cacat, kanker, dan lain-lainnya. Karena itu mereka meminta agar jalur dialihkan dan tidak melintasi permukiman masyarakat. Mereka kemudian menggelar aksi sebagai bentuk penolakan SUTET.

Begitu tiba di lokasi kejaksaan sekitar pukul 11.00, warga langsung membuat barisan di halaman. Sebagian besar mengenakan kaos hitam dan ikat leher dari janur kuning. Tak berapa lama kemudian petugas kejaksaan mempersilakan mereka memasuki aula yang sedang dibangun.

''Silakan bapak-bapak dan ibu-ibu masuk tapi harus antre dan tertib, jangan sampai membuat kegaduhan atau keributan,'' ujar petugas kepolisian yang mengamankan lokasi.

''Aksi kami ini damai, kami menjamin tidak bakal ada hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,'' timpal juru bicara warga yang sekaligus Koordinator Forlikorset, Khairul Muhajir.

Para demonstran lantas memasuki aula dan duduk lesehan di sela-sela pasir, semen, kayu bekas yang memenuhi aula kejaksaan. Kepala Kejaksaan Negeri Bantul S Guntur K didampingi dua orang stafnya menerima pengunjuk rasa.

Kepala Kejaksaan menyatakan pihaknya hanya menampung aspirasi dan menyampaikannya ke pusat. Dia menjanjikan, jika warga menginginkan berdialog langsung dengan PLN, kejaksaan akan mengupayakannya. (D19-39h)


HexWeb XT DEMO from HexMac International

Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA