| Rabu, 27 Juli 2005 | BUDAYA |
Tak Sempat CutiMESTINYA hari-hari ini adalah masa bulan madu pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Donny Gahral Adian yang Sabtu (23/7) lalu melangsungkan pernikahan mereka. Namun nyatanya Rieke sudah kembali pada kesibukannya sebagai seorang artis. Wanita bertitel Magister dari Jurusan Filsafat Fakultas Sastra UI itu sudah mulai syuting untuk sinetron Salon Oneng. "Memang karena rencana pernikahanku mendadak, jadi aku nggak sempat dapat cuti," ujarnya. Menurut dia, sudah menjadi risiko dia menikah tanpa perancanaan panjang sebelumnya sehingga tidak bisa mengambil cuti. Pernikahannya kemarin memang pas hari libur, Sabtu dan Minggu, sehingga pas tidak ada syuting. "Aku nggak mau mengganggu jadwal syuting yang sudah disiapkan jauh-jauh hari. Aku juga nggak mau mengganggu kenyamanan kru lain, jadi begitu selesai acara langsung balik ke Jakarta dan sekarang sudah mulai syuting lagi. Yang penting pernikahan yang kuimpikan selama ini sudah terjadi. Aku sudah berstatus nyonya sekarang," tutur Rieke. Bagi Rieke, memutuskan untuk menikah hanya dalam hitungan hari bukanlah sesuatu yang mengherankan. "Aku sudah memikirkan semuanya. Ketika bertemu dan kemudian ngobrol, kami nyambung. Konsep aku dan dia tentang pernikahan juga sama. Jadi untuk apa ditunda menikah lagi. Kita sudah sama-sama siap, secara mental maupun ekonomi. Tidak ada alasan untuk menunda pernikahan." Pernyataan Rieke itu seolah menepis kabar burung yang beredar, Rieke menikah buru-buru karena sudah terlanjur berbadan dua. "Itu nggak mungkin. Saya masih terikat sejumlah kontrak yang tidak memungkinkan saya hamil dalam waktu dekat. Kontrak saya di Salon Oneng berakhir April 2006. Selama itu saya memang tidak boleh hamil. Kan nggak mungkin Oneng tiba-tiba hamil, padahal sedang berpisah dengan Bajuri. Hamilnya sama siapa coba," sergahnya. Rieke kemudian menceritakan proses pernikahannya yang sederhana di rumahnya di Jalan Nusa Indah Garut. "Saya memang ingin semua orang tahu, saya sangat bahagia. Jadi saya tidak berusaha menyembunyikannya. Saya biarkan bibir saya terus tersenyum dan suasana pernikahan saya memang menjadi sangat cerah dan penuh canda tawa," kenangnya. (Tresnawati-45) |