logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 25 Juli 2005 MURIA
Line

Kepala Puskesmas Keluhkan Minimnya Gaji

  • Gaji Staf Lebih Besar

KUDUS- Kepala Puskesmas Bae, dokter Antonius Heri Purwanto, kepada Suara Merdeka kemarin di ruang kerjanya, mengeluhkan keminiman jumlah tunjangan struktural yang diterimanya sebagai kepala puskesmas. Dia kemudian membandingkan dengan nilai tunjangan fungsional yang diterima oleh tenaga teknis puskesmas.

Menurut dia, setiap bulannya untuk pegawai golongan tiga mendapatkan tunjangan kurang lebih Rp 400.000, dan Rp 700.000 untuk pegawai golongan empat. Tunjangan struktural yang diterimanya sebagai kepala puskesmas Rp 240.000.

''Saya merasa diperlakukan tidak adil,'' ujarnya.

Dengan perhitungan seperti itu, ungkapnya, membuat gaji yang diterimanya lebih sedikit dibandingkan dengan staf puskesmas. Bahkan, dalam urutan penerimaan gaji berdasarkan nilai nominalnya di Puskesmas Bae, jumlah yang diterima Antonius berada di posisi keenam. Nilai gaji yang diterimanya berada di bawah jumlah gaji bidan dan tenaga perawat puskesmas setempat. Namun ketika diminta perincian jumlah gaji yang diterima, Antonius enggan menyebutkannya.

Dia menambahkan, lingkup kerja puskesmas yang dipimpinnya mencakup 10 desa yang ada di Kecamatan Bae. Di puskesmas tersebut, kini terdapat 39 orang pegawai. Dalam melaksanakan tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, pihaknya dibantu dengan kehadiran poliklinik desa.

Pada 2004, jumlah poliklinik desa di Kecamatan Bae tercatat dua buah. Ke depan, jumlah tersebut akan bertambah menjadi enam buah. Dalam rangka memperluas pelayanan kesehatan, poliklinik desa akan berubah menjadi poliklinik kesehatan desa. Poliklinik kesehatan desa melayani segala permasalahan kesehatan, termasuk penanganan penyakit menular. (tik-44s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA