logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 23 Juli 2005 NASIONAL
Line

Kualitas Pendidikan Masuki "Lampu Merah"

SOLO - Kualitas pendidikan di Indonesia dinilai masih buruk. Penilaian tersebut disampaikan oleh mantan Menko Polkam Jenderal (Purn) H Wiranto SH dan mantan Mendagri Jenderal (Purn) Dr Hari Sabarno MBA MM.

Keduanya berpendapat, buruknya kualitas itu tidak terlepas dari sistem pendidikan nasional yang tertinggal dibandingkan dengan perkembangan pendidikan era global. Bahkan Wiranto memandang kondisi pendidikan di tanah air sudah memasuki "lampu merah". "Tak hanya 'lampu kuning'. Kalau melihat kondisi aktual pendidik, sarana-prasarana, lingkungan, kebijakan pusat, dan data-data yang ada, kualitas pendidikan kita sudah masuk 'lampu merah'," katanya.

Pernyataan itu disampaikan saat keduanya berbicara dalam seminar "Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan" di auditorium UNS Solo, kemarin. Pembicara lain dalam seminar yang diselenggarakan paguyuban alumni SMPN 2 Solo dan UNS itu adalah Pembantu Rektor I UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS dan pengamat pendidikan nasional Dr Bambang Marsono MA MSc MBA PhD. Dua mantan menteri itu juga alumnus SMPN 2 Solo.

Kebijakan Pemerintah

Sebagai pembicara kunci, Wiranto mengungkap dan menyorot kebijakan pemerintah, apakah anggaran pendidikan sekarang telah memadai, karena anggaran itu pada 2004 hanya berkisar 6,6 % dari APBN, 2005 berkisar 9,19 %, dan 2006 direncanakan 12 %. Dia membandingkan dengan Malaysia, Thailand, dan Filipina yang anggaran pendidikannya 20%.

Soal sarana-prasarana, mantan Panglima ABRI itu mengungkapkan contoh, hampir tiga dari lima ruang kelas SD di Indonesia sekarang rusak, bahkan 21 % di antaranya rusak berat.

Hari Sabarno juga memaparkan hal senada. Dia menceritakan, saat menjadi Mendagri, dia pernah membuka-buka file nilai dan soal pelajaran berhitung bagi anak-anak SD sejak tahun 1955/1956 bersama Jusuf Kalla yang saat itu menjabat Menko Kesra. Dibandingkan dengan tahun 1960, lalu 1970, dan seterusnya ternyata soal-soal sekarang jauh lebih mudah, namun nilai sebagian anak tidak lebih baik.(D11-46n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA