logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 23 Juli 2005 NASIONAL
Line

SBY Minta Tindak Jaksa yang Perkaya Diri


SB Yudhoyono - SM/dok

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Jaksa Agung dan Kapolri menindak tegas jika ada bawahannya yang menggunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, misalnya dengan menakut-nakuti orang yang belum tentu bersalah. Sebab jika hal demikian dibiarkan, wibawa hukum akan runtuh dan upaya penegakan hukum sia-sia.

"Karena itu saya minta kepada Jaksa Agung dan Kapolri untuk menindak tegas bawahannya bila ada yang berperilaku seperti itu demi menjaga citra aparatur penegak hukum yang bersih dan berwibawa," kata SBY ketika menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati HUT Korps Adhyaksa Ke-45 di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (22/7).

Memberikan sambutan disaksikan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Ketua MA Bagir Manan, Ketua KPK Taufikkurahman Ruki, Kepala Negara menyoroti sejumlah kelemahan. Antara lain mentalitas aparatur negara, etika profesionalisme dan kinerja, serta pengawasan intern.

Presiden mengemukakan, masa depan kehidupan bangsa dan negara akan suram jika hukum tidak ditegakkan. Hukum, jelas SBY, tidak lagi dipandang sebagai mekanisme penyelesaian konflik secara damai, adil dan bermartabat. "Yang terjadi kemudian adalah penggunaan kekuasaan dan kekerasan untuk menyelesaikan masalah," ujarnya.(A20-48v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA