logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 23 Juli 2005 BANYUMAS
Line

''Saya Sempat Nglokro''

PEMBALAKAN atau penebangan kayu secara liar di Kecamatan Punggelan, Banjarnegara, masih menjadi perhatian publik di Kota Gilar-gilar. Kasus itu bermula dari sengketa tanah antara warga desa dan Perhutani dan berkembang menjadi aksi penebangan liar yang tak terkendali.

Pemerintah Kabupaten, polisi, dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) pun akhirnya turun tangan untuk menghentikan. ''Terus terang saya sempat nglokro (putus asa-Red) dalam menangani kasus ini,'' ujar Wakil Bupati Hadi Supeno, kemarin.

Sejak awal dia menjadi fasilitator penyelesaian kasus itu. Namun, kata dia, upanya ada pihak lain ''numpang awu anget'' atau memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. ''Mereka adalah mafia kayu yang merusak hasil kesepakatan sekaligus lingkungan.''

Setelah mengetahui bahwa DPRD menaruh perhatian serius, dia menyatakan akan segera menindaklanjuti.

''Sekarang saya bersemangat kembali untuk menuntaskan kasus ini.'' (mos-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA