logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juli 2005 RAGAM
Line

Mencari Rizki Halal

T: Assalamu'alaikum wr. wb. Saya ingin curhat mengenai kehidupan saya. Saya gadis usia 19 tahun (Juli 1985), lulusan SMA, sudah berdoa dan mengajukan lamaran ke berbagai instansi yang memasang iklan, namun belum ada jawaban.

1. Bagaimana mencari kerja?

2. Doa apa yang digunakan untuk mencari kerja dengan mudah?

3. Bagaimana menghilangkan rasa grogi ketika menghadapi wawancara. Wassalamu'alaikum wr. wb.

Leo, di Semarang

J: Saudari Leo, Anda tak usah risau dengan usia. Percayalah bahwa Allah SWT Dzat Pemberi rezeki tidak melupakan Anda. Semua hamba dan makhluk-Nya, sampai pun dabbah (binatang melata) mendapat jatah rezeki dari-Nya. (Hud/ 11:6). Jangan putus asa mencari rezeki yang halal, karena Dialah Pemberi rezeki. Dia mensifati diri-Nya dengan Arrazzaaq, sesungguhnya Allah adalah Arrazzaaq (Addzariyat/51:58). Dia yang mengantarkannya kepada manusia dan menciptakan sebab-sebab memperolehnya sehingga mereka bisa menikmatinya. Oleh karena itu Anda harus giat lagi berusaha mencarinya dan memenuhi kriteria dan syarat yang diminta oleh perusahaan, seperti misalnya memiliki SIM C.

Yang perlu disadari bahwa mencari rezeki, berbeda dengan mencari kerja. Bila seseorang mencari kerja, maka pekerjaan itu banyak, asal tidak memilih-milih pekerjaan. Yang terpenting bagaimana Anda bisa kreatif menciptakan pekerjaan, bukan sebagai pegawai. Andai kata Anda menyatakan tidak mempunyai modal, maka tidak selalu begitu. Modal Anda adalah kejujuran dan ketekunan serta keuletan. Orang yang demikian selalu dicari orang. Jika Anda berminat, hubungi telepon (024)-70150684.

Yang perlu disadari lagi bahwa yang disebut rezeki tidak hanya berupa uang tetapi semua yang bisa dimanfaatkan. Baik secara material maupun spiritual, seperti kesehatan. Bila kita sakit, maka berjuta-juta rupiah yang harus dikeluarkan untuk berobat. Sebaliknya bila kita sehat maka berarti memperoleh rezeki yang relatif banyak, artinya tidak mengeluarkan uang untuk berobat. Anak shalih, suami/isteri yang baik juga merupakan rezeki. Oleh karena itu sebenarnya Anda telah memperoleh rezeki itu tetapi belum dirasakan. Tanamkan sifat qana'ah (puas) dalam hatimu, atas pemberian Allah.

Perlu Anda ketahui rezeki senantiasa mencari kita, sebagaimana kita mencarinya, kata Nabi Muhammad SAW. Bagaimana antara kita dan rezeki bisa bertemu, maka perlu didukung oleh doa, misalnya membiasakan membaca Ya Razzaaq Ya Wahhaab x 100, Ya Lathiif x 129 setiap selesai shalat fardlu, kemudian ditutup dengan doa mencari rezeki: Rabbanaa zidnaa ilman naafi'aa, warizqan halaalawwaasi'ammubaarakaa, wa'amalan shaalihan maqbuula, wa aulaadan shaalihaa. Rabbanaa anzil 'alainaa maa`idatan minassamaa`i, takuunu lanaa 'iidalliawaalinaa wa aakhirinaa (Ya Allah ya Tuhan kami, tambahkan pada kami ilmu yang manfaat, rezeki yang halal, luas dan berkah, amal shalih yang diterima, dan anak-anak yang shalih. Ya Allah turunkanlah untuk kami hidangan dari 'langit' yang akan kami pergunakan pesta bagi leluhur kami dan anak cucu kami'').

Berdoalah dengan khusyuk, sabar dan ikhlas serta yakin, bahwa Allah akan mengabulkan doa Anda, Insya Allah segera akan menmdapatkan apa yang Anda inginkan.

Pertanyaan Anda mengenai cara berbicara lancar ketika menghadapi orang atau ketika wawancara, maka Anda perlu berpikir positif, mempertebal iman dan mempertebal kepercayaan diri Anda. Jangan minder, yakinlah bahwa pasti bisa menjawab pertanyaan yang diberikan kepada Anda, harus meyakini bahwa pewancara adalah sesama manusia, punya kelebihan dan kekurangan. Untuk mempertebal keyakinan itu, hendaknya Anda membaca Al-Quran surah Fatihah, ikhlash, al-Falaq dan an-Nas, masing-masing sekali.

Kemudian lakukan pernapasan perut. Yakni perut mengembung ketika menarik napas kemudian ditahan sebentar di bawah pusar, kemudian keluarkan sambil mengucapkan takbir: ''Allaahu Akbar''. Insya Allah dan seizin-Nya, ketakutan Anda aklan hilang.

Demikian, semoga ada manfaatnya bagi kita sekalian. Wallahu a'lam bish shawab.(12)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA