| Senin, 18 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Lintas ArenaPenggaron ke Perdelapan FinalSEMARANG - Tendangan adu penalti kembali mewarnai lanjutan turnamen sepak bola Piala Wali Kota VI yang berlangsung kemarin di lapangan Leboh Raya Pedurungan Kidul, kemarin. Tim Penggaron Selection akhirnya melaju ke perdelapan final setelah berhasil memenangi pertandingan penalti melawan Wonodri dengan skor 4-2. Adu Tendangan penalti dilakukan setelah pertandingan pada waktu normal (2x35 menit) kedua tim bermain imbang 1-1. Dari empat penendang Wonodri, hanya penendang pertama yang berhasil. Sedangkan dari Penggaron, tiga penendang semuanya masuk sehingga agojo lainnya tidak dimainkan karena sudah tidak menentukan. Dengan kemenangan ini selanjutnya Penggaron akan menentang Semen Menur pada 26 Juli nanti. Memasuki babak kedua tempo permainan berubah. Pertandingan lebih menarik karena kedua kesebelasan silih berganti melakukan serangan. Alhasil, menit ke-42 sebuah umpan silang disambut dengan tendangan first time Taufik Syah tanpa bisa diantisipasi penjaga gawang Sujarwo, sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk Penggaron. Pada menit ke-56 ketika Temey berhasil lolos dari pengawalan pemain belakang Wonodri. Tendangan keras melambung gagal dijangkau penjaga gawang Wonodri, Heri, sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1. Hari ini adalah pertandingan terakhir babak pertama penyisihan yang akan mempertemukan Star melawan Wijaya Kusuma mulai pukul 15.30 dengan harga tiket Rp 4.000. (knd-28v) Bhinneka Maju ke Final Four BATAM - Impian Indonesia Muda Panasonic Telkomsel (IMPT) untuk melaju ke final four Indonesian Basketball League (IBL) kandas setelah kalah dari Panasia Garuda 56-63 pada pertandingan terakhir di GOR Temenggung Abdul Jamal, Batam, Minggu malam. Hasil ini sekaligus memantapkan posisi Bhinneka Sritex Solo di tempat keempat dan lolos ke final four. Kekalahan itu berarti IMPT hanya menempati urutan kelima klasemen akhir IBL dengan angka 29 di bawah Bhinneka Sritex yang mencatat nilai sama namun memiliki selisih skor yang lebih baik. Final akan berlangsung 22-25 Juli di Jakarta. Panasia yang pada klasemen akhir menduduki tempat ketiga dipastikan akan melawan peringkat kedua Satria Muda Britama. Sedangkan HP Aspac akan ketemu Bhinneka. (aiz-28) |