logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juli 2005 OLAHRAGA
Line

Sutiyoso Jadi Presiden ABC

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) yang juga sebagai Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, terpilih menjadi Presiden Asian Badminton Confederation (ABC) periode 2005-2007 menggantikan Punch Gunalan, Minggu. Sutiyoso menjadi orang Indonesia pertama yang menduduki jabatan tersebut.

''Sutiyoso terpilih menjadi Presiden ABC baru secara aklamasi. Sebanyak 27 dari 39 negara anggota ABC yang hadir sepakat memilihnya,'' kata Sekretaris Jenderal ABC yang baru VK Verma dari India di Jakarta.

Verma juga mengatakan, sebelum pemilihan berlangsung, Sutiyoso mempresentasikan gagasannya untuk memajukan dunia bulutangkis di Asia yaitu dengan membina pemain bulu tangkis sedini mungkin dimulai pada anak dengan usia di bawah sembilan tahun. Program yang ditawarkan Sutiyoso tersebut dinamai ''Badmini'', yang kemudian disepakati untuk diubah menjadi ''Kids Badminton''.

''Program tersebut rencananya akan mulai disosialisasikan di Indonesia untuk selanjutnya akan diperkenalkan ke seluruh negara anggota ABC,'' kata Verma.

Kids Badminton adalah sebuah permainan bulu tangkis yang memang ditujukan khusus untuk dimainkan oleh anak-anak berusia di bawah sembilan tahun, sehingga peralatan dan lapangannya pun disesuaikan dengan kondisi fisik anak-anak pada usia itu yaitu dengan memperkecil ukurannya.

Selain memperkenalkan program pembinaan baru, Sutiyoso juga melontarkan tiga ide dalam penggunaan dana yang dimiliki oleh konfederasi itu.

Sesuai ide Sutiyoso, penggunaan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mempromosikan bulu tangkis dan untuk uang hadiah dalam perlombaan. Selain itu, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas wasit sehingga mutu pertandingan pun akan semakin lebih baik, dan gagasan ketiga yaitu memanfaatkan dana tersebut untuk menyubsidi pembangunan lapangan dan peralatan bulu tangkis seperti pengadaan shuttlecock.

''Secara garis besar, dana tersebut akan benar-benar dimanfaatkan sebagai katalis untuk meningkatkan kualitas perbulutangkisan di antara negara anggota, terlebih lagi sistem pembinaan yang kini diterapkan bersifat desentralisasi (tiap benua-red),'' kata Verma.

Selain Sutiyoso yang menjabat sebagai presiden, jajaran pengurus ABC 2005-2007 yakni wakil presiden yang dijabat oleh enam orang yaitu Mehdi Karbasian (Irak), Sumith Guruge (Sri Lanka), Liu Fengyen (Cina), Sulistiyanto (Indonesia), Kim Hak suk (Korea) dan Roland Wong (Malaysia) serta Sekretaris Jenderal VK Verma (India). (D3,ant-28v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA