| Senin, 18 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Pemain Bisa Lebih Fokus ke Liga IndonesiaSEMARANG-Para pemain PSIS diharapkan segera bangkit dan melupakan kekalahan 2-3 dari Persijap Jepara di ajang Copa Dji Sam Soe Piala Indonesia, Sabtu lalu (16/7) di Stadion Jatidiri. Kekalahan tersebut harus dijadikan pelajaran untuk menghadapi pertandingan-pertandingan Liga Indonesia. Pasalnya, dengan duduk di papan atas Wilayah I, tantangan untuk mempertahankan terasa makin berat. ''Tidak masalah PSIS tidak lolos ke babak berikutnya di Piala Indonesia ini. Dengan demikian, pemain bisa lebih fokus ke Liga Indonesia,'' ungkap Ketua Umum PSIS Sukawi Sutarip. Saat pertandingan lawan Persijap, Sukawi hadir melihat penampilan Emmanuel de Porras dan kawan-kawan di bangku VVIP bersama istrinya Sinto Adi Prasetyorini. Bahkan, ketika kubu Persijap protes terhadap gol kedua Mahesa Jenar karena bola dianggap keluar sebelum masuk ke gawang, Sukawi juga turun ke lapangan. Evaluasi Dia meminta wasit Sutamto asal Pati untuk tegas dalam mengeluarkan keputusan. Menurutnya, pertandingan di Piala Indonesia ini diibaratkan hanya sebagai pertandingan uji coba atau pemanasan sebelum bertanding di Liga Indonesia. Jadi, kalau pun kalah dan tidak lolos, para pemain tidak perlu menyesalinya. Meski demikian, pelatih dan manajemen tetap perlu evaluasi terhadap permainan Emmanuel de Porras cs di pertandingan tersebut. ''Evaluasi tetap harus dilakukan. Sebab, permainan PSIS jadi kurang solid,'' katanya. (H13-22) |