logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 Juli 2005 INTERNASIONAL
Line

AD Israel Bubarkan Peleton Pembangkang

JERUSALEM - Angkatan Darat Israel membubarkan sebuah peleton wajib militer yang para personelnya terdiri atas orang-orang Yahudi fanatik. Pasalnya, peleton itu menolak perintah untuk menutup Jalur Gaza (sebagai persiapan pengosongan 21 permukiman Yahudi di tanah Palestina tersebut).

Perintah pembubaran datang langsung dari Kepala Staf AD Letjen Dan Halutz. Pimpinan AD khawatir bakal terjadi pemberontakan oleh personel militer berhalun kanan yang menentang penutupan permukiman-permukiman itu.

Orang-orang Yahudi dari daerah itu direlokasi di permukiman-permukiman di Tepi Barat (wilayah Palestina yang lebih luas), sementara rumah-rumah yang ditinggalkan akan diratakan dengan tanah sehingga bangsa Palestina bisa membangun kembali di atasnya.

Pekan lalu, Israel menutup 21 permukiman di Jalur Gaza, menjelamg evakuasi para penghuninya. Aksi tersebut memancing kemarahan para pemukim Yahudi dan kaum garis keras.

Angkatan Darat menyatakan, sembilan serdadu di peleton yang dibubarkan itu menolak perintah untuk memperkuat blokade di Blok Kissufim. Mereka bakal dihadapkan ke mahkamah militer.

"Gara-gara ulah mereka, Letjen Halutz memutuskan pembubaran peleton tersebut dengan segera," kata AD Israel, dalam sebuah pernyataan, Minggu.

Sumber-sumber militer menggambarkan peleton tersebut sebagai kesatuan unik. Sebab, selain melaksanakan tugas-tugas militer para anggotanya juga memperdalam ajaran agama (Yahudi).(rtr-ed-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA