| Senin, 18 Juli 2005 | INTERNASIONAL |
Beijing Senang Hu Menjadi Ketua KMTBEIJING - China menyambut hangat terpilihnya pemimpin baru Partai Kuomintang (Nasionalis) di Taiwan. Partai oposisi itu menentang kemerdekaan pulau tersebut. Sehari setelah Kuomintang (KMT) memilih Wali Kota Taipei Ma Ying-jeou sebagai ketua umum baru, Presiden China Hu Jintao kemarin mengatakan dia berharap Partai Komunis China dan KMT bersama-sama mempromosikan hubungan antara China daratan dan Pulau Taiwan. Kuomintang mendukung hubungan yang lebih erat dengan China daratan, sementara Partai Progresif Demokrat yang dipimpin Presiden Chen Shui-bian menghendaki kemerdekaan Taiwan dari China daratan. Kuomintang suatu ketika pernah memerintah seluruh China, sampai dikalahkan oleh Partai Komunis pimpinan Mao Zedong (Mao Tse Tung) pada perang saudara 1949. Sejak itu, KMT dan para pengkikutnya menetap di Taiwan. Ma sendiri punya hubungaan erat dengan China daratan. Ayahnya berasaldari Provinsi Hunan di China selatan. (Presiden Chen, sebaliknya, adalah penduduk asli Pulau Taiwan). "Saya dengan tulus berharap KMT dan Partai Komunis China, bersama-sama dengan para kompatroit di kedua sisi Selat Tawian, akan terus meningkatkan hubungan yang damai perdamaian dan stabil. Mari bergandeng tangan untuk menciptakan masa depan yang cerah bagi bangsa China," kata Presiden Hu, dalam suatu pesan kepada Ma. Ma diduga akan mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu Taiwan 2008. Dia akan menggantikan Lien Chan, pemimpin KMT saat ini. (rtr-ed-58) |