SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Jumat, 15 Juli 2005

- Langkah penghematan energi khususnya BBM yang dilakukan sekarang, jika tak berhati-hati, bisa mengancam pertumbuhan ekonomi yang pada tahun 2005 direncanakan 6 persen. Hal itu ditegaskan oleh Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah saat menanggapi gerakan penghematan energi. Tentu langkah penghematan yang dilakukan tidak dimaksudkan seperti itu karena bagaimanapun pertumbuhan ekonomi penting dan sekarang sudah mulai menunjukkan tren membaik.

- Tidak lazimlah pengumuman penerimaan siswa baru di SMA-SMA di Kota Semarang memunculkan masalah seperti sekarang. Ironis, justru ketika kepada masyarakat dijanjikan proses yang mudah karena bantuan teknologi informasi (IT). Sayang, IT dalam hal ini malah menjadi pusat persoalan, yang suka atau tidak suka patut diakui karena kekurangsiapan sumberdaya manusia pengelolanya.

TULISAN Jabir Alfaruqi yang berjudul "Hukum Cambuk, Kekejaman?" (Suara Merdeka, 28/6) menarik untuk dicermati dan didiskusikan lebih lanjut. Menurut Jabir, diberlakukannya syariat Islam di Aceh, termasuk di dalamnya hukum cambuk, meskipun terkesan terlalu kejam dan tak manusiawi, namun hal itu diperlukan untuk melindungi kepentingan umum (maslahat al-ammah).

 

PERBANKAN syariah modern diawali saat pendirian BPR Dana Mardhatillah dan BPR Berkah Amal Sejahtera awal 1991 di Bandung, yang diprakarsai Institute for Syariah for Economic Development (ISED)) . Gerakan ke arah kesadaran untuk membangun bank syariah dipengaruhi oleh, pertama, perkembangan dan kemajuan perbankan syariah internasional.

Saya menyampaikan sedikdit koreksi untuk berita Suara Merdeka beberapa waktu lalu tentang "Unwahas - Taiwan Jalin Kerja Sama" yang di dalamnya tertulis: "tanaman (rumput alfalfa)...". Sepengetahuan saya, alfalfa bukan jenis rumput (famili gramineae) tetapi legum (famili leguminoceae). Nama lain legum alfalfa adalah lucerne (medicago sativa L). Semoga bermanfaat.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA