logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 15 Juli 2005 SEMARANG
Line

Tak Bawa KTP, Ratusan Warga Dibina

SALATIGA - Ratusan warga Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang terjaring dalam operasi yustisi kependudukan yang digelar pe-tugas Satpol PP Salatiga dibantu Polisi Militer, petugas Polres, PPNS, dan Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Kamis (14/7) pagi. Operasi di sekitar bundaran Tamansari pusat kota tersebut digelar sejak pukul 09.00 - 12.00.

Dalam operasi itu petugas menghentikan semua kendaraan yang lewat di Jl Jenderal Sudirman dan Jl Pemuda. Baik para penumpang maupun sopir diminta menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP). Bahkan para pejalan kaki juga diminta untuk berhenti dan menunjukkan kartu identitas itu.

Kontan mereka yang tidak membawa KTP kelabakan dan akhirnya hanya pasrah digiring petugas untuk mendapat pembinaan dari petugas Kantor Dukcapil. Beruntung, upaya penegakan Perda No 5 Tahun 2004 yang diantaranya mengatur penyelenggaraan dan retribusi pelayanan pendaftaran penduduk dan akta catatan sipil itu tidak berujung dengan sanksi hukum. Sebab jika kedapatan tidak membawa KTP, mereka akan dikenai sanksi denda atau hukuman tahanan maksimal tiga bulan.

Kepala Satpol PP Y Tri Priyo Nugroho menyatakan bahwa operasi kali ini baru tahap penyadaran warga agar selalu membawa KTP sebagai bukti kependudukan. Pihaknya masih melakukan operasi penyadaran yang sama bulan berikutnya. (H2-51d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA