| Jumat, 15 Juli 2005 | KEDU & DIY |
Banyak Trotoar Dibongkar Tanpa IzinKEBUMEN- Kepala Dinas Kimprasda Kebumen Ir Hudan Karyoso Dipl HE melalui Kepala UPTD Wilayah Kebumen Ir Tri Mulyono mengatakan, saat ini banyak pembongkaran trotoar tak berizin di saluran dalam kota. Akibatnya, saat turun hujan lebat pada beberapa hari terakhir, saluran dalam kota meluber. Hal itu seperti terjadi di trotoar Jalan HM Sarbini barat Kawedusan dan Jalan Tentara Pelajar Panjer, Kebumen. ''Kami sudah memperingatkan beberapa orang, termasuk pengusaha yang menguruk tanah di Jl HM Sarbini dan membongkar trotoar tanpa izin,'' ungkap Tri Mulyono, baru-baru ini. Seperti diberitakan, di Jalan HM Sarbini barat pertigaan Kawedusan, pekan lalu saluran pembuangan air meluap dan meluber ke jalan raya. Diduga, hal itu akibat trotoar jebol atau dilalui kendaraan melebihi tonase keluar-masuk melewati atas trotoar. Menurut Tri Mulyono, untuk Jalan HM Sarbini di utara Stadion Chandradimuka itu, pihaknya menegur seorang pengusaha kontraktor, Zulkan. Pengusaha itu membongkar trotoar tanpa izin. Peringatan dilakukan 1 Februari, teguran kedua pada 6 Juni lalu. Tak Dikembalikan Akibat pembongkaran trotoar itu, tiap hujan deras dan banjir saluran meluap dan airnya meluber ke Jalan HM Sarbini. Sebab setelah trotoar dibongkar, tidak dikembalikan secara sempurna. Selain itu, banyak kotoran tanah masuk saluran sehingga menghambat arus air. Menurut Chamito, petugas Bidang Kebersihan dan Pertamanan Kimprasda, pihaknya sebenarnya berulang-ulang mengimbau warga yang membongkar trotoar agar izin dan memberitahukan ke dinas. ''Kami akan bantu agar pengembalian penutupan trotoar sempurna. Namun masih banyak warga mengabaikan aturan itu,'' keluh dia. Kimprasda juga memberikan teguran kepada beberapa orang yang membongkar trotoar tanpa izin di Jalan Tentara Pelajar atau sebelah selatan Polres Kebumen, Jalan Watubarut, di Desa Sruni Alian serta Jalan Kusuma. Paling tidak, lima orang pemilik tanah ditegur dan diminta mengembalikan trotoar seperti semula, agar tak mengganggu para pemakai jalan. Terhadap warga yang membongkar trotoar di Jalan HM Sarbini dan Jalan Tentara Palajar itu, Dinas Kimprasda Senin lalu mengundang mereka. Dinas meminta warga yang membongkar trotoar agar dikembalikan secara sempurna, sehingga tidak mengakibatkan banjir serta merusak jalan. Sementara itu, Zulkan, pengusaha jasa konstruksi yang juga pengembang perumahan di Kebumen saat dihubungi mengakui, dirinya diminta memperbaiki trotoar di Jl HM Sarbini dan telah diperingatkan oleh dinas. Dia diberi waktu dua minggu untuk memperbaiki kerusakan trotoar tersebut. (B3-55s) |