| Jumat, 15 Juli 2005 | KEDU & DIY |
Waspadai Penularan Penyakit MulutYOGYAKARTA- Penyakit pada masa mendatang yang diperkirakan berkembang cepat dan perlu diwaspadai adalah penyakit bertutur. Penyakit itu mudah sekali menular, karena didukung oleh abad komunikasi dan teknologi yang semakin canggih. Demikian prediksi Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UGM Yogyakarta, Prof Dr dokter gigi Munakhir Mudjosemedi SU SpRKG, yang belum lama menyampaikan pidato pengukuhannya sebagai guru besar. Dalam pandangannya, penyakit bertutur dapat digolongkan sebagai penyakit mulut, karena terekspresikan oleh jaringan yang ada di sekitar mulut. Menurut Munakhir, fenomena penyakit bertutur itu sudah tampak sejak sekarang dan akan berkembang pesat di waktu mendatang. Seraya diberikan contoh kebiasaan ngrasani atau menggunjing, yang justru dilembagakan dan bahkan dikomersialisasi lewat media massa. ''Hal itu sebenarnya ironis, tetapi faktual,'' ujarnya. Di bagian lain, dia menguraikan pentingnya gigi dan mulut sebagai alat bertutur. Gigi dan mulut perlu mendapatkan perhatian, karena sangat berperan dalam komunikasi lisan. Dia juga turut menentukan ekspresi seseorang. Bisa dibayangkan jika seorang tokoh publik memiliki masalah dengan gigi dan mulut. Di samping penampilannya terganggu, akan berkurang pula kualitas pengucapan atau kemampuan bertuturnya. Dia menyebutkan sejumlah tokoh besar seperti Bung Karno dan Bung Tomo yang sangat menonjol kemampuan bertuturnya. Mereka hanya segelintir contoh tokoh publik yang memiliki karakter kuat, termasuk dalam hal berkomunikasi lisan. Karena itu, menurut Munakhir, ke depan komunikasi lisan itu perlu mendapatkan perhatian bersama, baik dari sisi orang yang mendukung proses bicara maupun ilmu komunikasi. Kedua-duanya dapat berkembang secara paralel dan saling mendukung.(P12-55s) |