| Jumat, 15 Juli 2005 | EKONOMI |
Nelayan Diusulkan Dapat Bantuan Alat GratisSEMARANG- Komisi IV DPR RI akan mendesak pemerintah untuk segera mengalokasikan dana bantuan alat gratis bagi nelayan rakyat. Rencananya, pembahasan itu akan mulai dilakukan minggu depan. ''Dana ini adalah bagian dari subsidi pemerintah pada nelayan. Selama kunjungan di Jawa Tengah (Pantura-red), keluhan yang masuk umumnya mengenai peralatan menangkap ikan yang masih sangat sederhana. Sekitar 10% dari mesin yang ada saat ini sudah rusak,'' ujar Ganjar Pranowo, anggota Komisi IV DPR RI saat berkunjung ke pabrik Jamu Sido Muncul, kemarin. Menurut Ganjar, fasilitas yang diupayakan itu adalah alat pengganti es. Pasalnya, kebutuhan es untuk pengawetan ikan tangkapan cukup tinggi. Akibat terlalu lama melaut, ikan segar justru layu saat di perairan. Itu sebabnya, alat yang secara otomatis dapat menyedot air laut dan mengubah jadi es tersebut pasti dibutuhkan. Dengan alat modern itu, nilai jual ikan tangkapan nelayan tentu saja dapat ikut naik. Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memperkirakan investasi yang akan dikeluarkan untuk pengadaan alat. Namun, sebagai gambaran, harga per alat tersebut sekitar Rp 400.000 per unit. Sedangkan, alat impor mencapai Rp 2 juta per unit. ''Alat buatan dalam negeri sebenarnya mudah ditemukan. Pembuatnya dari Jawa Barat dan Jawa Timur. Fokus alat gratis ini hanya untuk nelayan rakyat, kalau untuk nelayan besar (perusahaan-red) silakan beli sendiri,'' imbuh dia. (H12-59 ) |