logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Juli 2005 NASIONAL
Line

Tabel Pengumuman Siswa Baru Tak Seragam

SEMARANG - Tabel rekapitulasi nilai penerimaan peserta didik (PPD) jenjang SMP dan SMA negeri yang keluar semalam tidak sama. Ada sekolah yang menampilkan nama siswa beserta nilai terendah yang dinyatakan lolos, ada pula sekolah yang hanya menampilkan nilai terendah calon sisiwa yang diterima.

Di SMA 3 misalnya, tabel nilai PPD yang terbagi dalam tiga item, yaitu dalam rayon, luar rayon, dan luar kota. Dalam pengumuman itu, nama calon siswa yang diterima pun terpampang beserta nomor pendaftaran PPD dan nilai terendah calon siswa yang diterima. Sebaliknya, SMA 5, selain menampilkan daftar nilai terendah yang diterima, lembaran pengumuman yang dijual Rp 5.000 itu juga mencantumkan daftar nama siswa.

Di SMA 1, pengumuman hasil seleksi PPD hanya menampilkan batas bawah nilai terendah yang diterima di SMA yang beralamat di Jl Taman Menteri Supeno No 1 Semarang tersebut. Ketua Pelaksana PPD SMA 3 Drs Djumasri mengungkapkan, penampilan tabel PPD merupakan otoritas sekolah masing-masing. Pihaknya menampilkan nomor PPD setiap peserta yang diterima agar proses Penerimaan Peserta Didik 2005/2006 bisa transparan sehingga masyarakat bisa memantau.

Sebaliknya, di jenjang SMP pengumuman PPD menampilkan nilai terendah hingga nilai tertinggi yang diterima di sekolah tersebut. Alokasi jumlah siswa disesuaikan dengan daya tampung sekolah masing-masing. Di SMP 2 nilai calon siswa yang diterima 36,81 - 47.55. Dalam pengumuman tersebut terdapat nama siswa yang diterima. Sebaliknya, di SMP 3 nilai calon siswa yang diterima adalah 32,84 - 42,44.

Saling Dorong

Suasana cemas dan penuh ketegangan tersebut hampir diperlihatkan semua para orang tua yang semalam memenuhi halaman SMA 1. Salah satu orang tua calon siswa, H Andi Mubandi SH, tak bisa membendung kegelisahan ketika pengumuman tak kunjung disampaikan saat jarum jam menunjukkan pukul 20.00. Pria berkaus biru itu datang ditemani istri dan kedua anaknya.

"Dari pukul 07.00 kami menunggu hasil pengumuman tersebut. Sebenarnya penundaan pengumuman membuat kami kesal, tapi mau bagaimana lagi?" katanya pasrah.

Andi yang tinggal di Kabupaten Demak adalah salah satu contoh dari ribuan orang tua murid yang yang datang semalam untuk melihat pengumuman PPD di SMA tersebut. Tepat pukul 20.30, hasil seleksi PPD SMA 1 diumumkan. Hasil pengumuman yang berupa selebaran itu lalu dibagikan oleh beberapa guru. Tak pelak, lembaran kertas tersebut sempat menjadi rebutan ratusan calon siswa dan orang tua yang memenuhi ruang depan SMA 1. Aksi saling rebut sempat menimbulkan aksi saling dorong sehingga beberapa orang perempuan menjerit menahan sakit kerana desakan.

Andi termasuk salah satu orang tua yang malam itu menangis haru. Anak keduanya, Hilda Fitriana Rahmawati Putri (15), menjadi salah satu calon siswa yang diterima di SMA 1. Andi tak kuasa menahan tangis harunya. Sesaat kemudian dihampirinya sang anak sambil mendekap erat.

Pengumuman hasil PPD yang molor hingga malam itu mendapat perhatian dari Komisi E DPRD Jateng. Sekretaris Komisi E, Thontowi Jauhari, semalam melakukan pemantauan langsung ke beberapa sekolah negeri. (H7,G7,fzm,lin-29n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA