logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Juli 2005 NASIONAL
Line

Auditor BPK Iwan Meninggal Dunia

  • Diduga Kena Flu Burung

JAKARTA - Berita mengejutkan datang Rabu siang (13/7). Seorang auditor BPK bernama Iwan Siswara Rafei meninggal dunia yang diduga akibat flu burung. Iwan meninggal dunia Selasa sore (12/7) di RS Internasional Siloam Gleneagles, Tangerang, setelah dirawat beberapa hari. Di RS itu, juga dirawat anak keduanya yang bernama Sabrina Nurul Aisyah di ICU. Keduanya dirawat dengan gejala yang sama.

Kepergian Iwan menyusul putrinya yang meninggal dunia lebih dulu, tepatnya pada Sabtu, 9 Juli 2005. Putri yang masih balita itu bernama Thalita Nurul Azizah, meninggal di ICU RS Harapan Kita.

Catatan MetroTV yang pertama melansir kabar itu menyebutkan, Iwan diduga terkena virus flu burung ketika sedang bertugas ke Hong Kong dan India. Sekembalinya ke Indonesia, anak Iwan yang bernama Sabrina menderita panas tinggi dan sesak nafas.Penyakit Sabrina menulari Iwan dan Thalita, adik Sabrina. Ketiganya pun dirawat ke RS Siloam yang berdekatan dengan kediamannya di Villa Melati Mas, Serpong, Tangerang.

Jika Iwan dan keluarganya benar meninggal karena flu burung, maka ini adalah kasus flu burung pertama di Indonesia yang membawa korban jiwa. Kasus flu burung positif yang pertama justru diidap Khairil Anwar, peternak asal Sinjai, Sulsel.

Karena Bakteri

Namun secara terpisah, Departemen Kesehatan (Depkes) membantah dugaan meninggalnya auditor senior BPK Iwan Siswara Rafei akibat serangan flu burung. Iwan dinyatakan meninggal karena serangan bakteri. "Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap flu burung dan SARS hasilnya negatif," kata Ketua Tim Medis Depkes dokter Sardikin yang memang menangani kasus Iwan dan keluarganya, kemarin.

Sardikin menegaskan, penularan flu burung dari manusia ke manusia selama ini belum pernah ditemukan. Biasanya yang terjadi adalah penularan dari unggas ke manusia. (dtc-34v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA