logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Juli 2005 NASIONAL
Line

Ide Cak Nur Berkembang di Muhammadiyah

  • Din Temui Cak Nur

JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin (Din) mengatakan, pada kurun terakhir ini di Muhammadiyah telah mulai berkembang dialektika pemikiran dalam spektrum yang sejalan dengan ide-ide pembaruan Nurcholish Madjid (Cak Nur) seperti modernitas, pluralisme, dan inklusivisme yang memadukan cita-cita liberal dan progresif dengan keimanan yang saleh. ''Tetapi di samping itu, di Muhammadiyah masih kuat berkembang bentuk-bentuk pemikiran yang puritan,'' katanya saat membesuk cendekiawan muslim Cak Nur Rabu kemarin.

Bersama dua sahabatnya yang juga pengurus PP Muhammadiyah periode lalu, Bahtiar Effendi dan Anwar Abbas, Din menemui Cak Nur di kediamannya di Jalan Johari I, Tanah Kusir, bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Menurut Din, untuk menghindari kesenjangan dialektika dua arus pemikiran tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode baru akan berusaha mendekatkan kedua pihak melalui dialog yang intensif dan kontinyu. Pada kesempatan kunjungan ke kediaman Cak Nur tersebut, Din meminta saran Cak Nur mengenai agenda Muhammadiyah ke depan.

Dalam kesempatan itu, Cak Nur dengan nada pelan mengatakan, pembaruan pemikiran dan gerakan harus dilanjutkan Muhammadiyah. Dia mencontohkan, pembaruan di bidang pendidikan yang paling mendesak adalah menemukan model-model pendidikan yang pernah menjadi ide orisinal Muhammadiyah di awal masa pergerakannya.

''Muhammadiyah suaranya adalah pembaruan, sensitivitas pada masalah baru lebih tinggi dari ormas lain,'' tambahnya. (bn-49v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA