logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 14 Juli 2005 SEMARANG
Line

DPT Pilkada Bertambah 267 Pemilih

UNGARAN - Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilkada yang semula ditetapkan 661.867 pemilih, akan mengalami penambahan seiring pengunduran jadwal pilkada Kabupaten Semarang dari 24 Juli menjadi 31 Juli 2005.

Penambahan itu berasal dari warga yang lahir antara 25 - 31 Juli 1988 yang secara otomatis memiliki hak pilih karena usianya 17 tahun. Berdasar data Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil, terdapat 267 warga yang lahir antara 25 - 31 Juli 1988.

"KPUD juga akan melakukan validasi data pemilih selanjutnya. Misalnya ada pemilih yang meninggal atau menjadi anggota TNI," kata Drs Abdullah Fakih MPd, anggota KPUD Divisi Informasi, Pendidikan Pemilih, Kajian, dan Pengembangan Pemilu, kemarin.

Terkait dengan mundurnya jadwal pilkada, KPUD mengundang 17 petugas PPK ke kantor untuk menyosialisasikan validasi data pemilih, kemarin. "Selain itu, KPUD juga mengimbau para petugas PPK untuk mengganti tanggal pada spanduk pilkada yang sudah terlanjur disebar. Tanggal 24 Juli yang tertera pada 60 spanduk di 17 kecamatan itu supaya diganti menjadi 31 Juli," tandas Fakih.

KPUD, lanjut dia, juga menyurati Bupati Semarang untuk mengimbau dinas atau instansi pemerintah untuk mengganti spanduk bertuliskan tanggal pemungutan suara sehingga sesuai dengan perubahan jadwal pilkada.

Surat Suara

Sementara itu, KPUD kemarin mencantumkan lima foto calon bupati meskipun empat dari lima calon yang ditetapkan belum bersedia mengikuti tahapan pilkada. Namun pihaknya menyatakan hingga kemarin belum mencetak surat suara itu. "Selain menunggu validasi data pemilih akhir, KPUD memberi kesempatan bagi para calon yang masih menginginkan pergantian foto hingga tanggal 16 Juli," kata Fakih. Dengan demikian, pada 17 Juli surat suara sudah bisa dicetak.

Selain mengganti foto para calon, pihaknya juga memperbolehkan pencantuman nama populer selain nama aslinya. "Misal, Pak Ari Prabono (cawabup PDI-P) jika ingin boleh mencantumkan nama panggilan akrabnya, Kecuk di samping nama asli," tutur Fakih.

Sementara itu untuk logistik pesta demokrasi langsung, KPUD akan membuat cadangan 2,5 % dari total daftar pemilih.

KPUD pun telah menunjuk tiga perusahaan percetakan untuk pengadaan logistik itu, di antaranya CV Tiga Media Pratama yang akan mengerjakan kartu pemilih, CV Adhi Grafika membuat formulir tipe C, D maupun DA, sampel, segel, label, tanda pengenal, dan surat suara. Satunya lagi PT Intimas Wisesa Ungaran yang mendapat jatah pengadaan tinta dan sidik jari. (H14-56m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA