| Kamis, 14 Juli 2005 | EKONOMI |
Empat PT Ikuti SAETEMANGGUNG-Empat perguruan tinggi negeri dan swasta berpartisipasi pada SAE II 2005. Yaitu Universitas Sebelas Maret Solo, yang memamerkan hasil penelitian dan pengabdian mahasiswanya. Kemudian Universitas Wahid Hasyim dan Universitas Semarang. Dari wilayah eks Karesidenan Kedu tampil Fakultas Pertanian Universitas Tidar Magelang (UTM). UTM memamerkan Shikatan, suatu sistem pengolahan limbah organik (sampah) menjadi pupuk organik berkualitas dan berdaya guna. Penemunya Pusat Studi Pertanian PTS itu. Dekan Fakultas Pertanian Ir Murti Astiningrum MP menerangkan, Shikatan telah teruji sejak tahun 2000, dan digunakan secara luas untuk tanaman pangan, sayuran, hortikultura maupun tanaman perkebunan. Kegiatan itu kerjasama dengan Kantor Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Magelang sebagai penyedia humus sampah. Manfaatnya merangsang pertumbuhan akar tanaman, memperbaiki agregat tanah, porositas tanah dan permeabilitas tanah. Dosis pemakaiannya di lahan 2-3 ton/hektare, sedang di pot perbandingan tanah dan Shikatan 1 : 2. ''Harga jualnya sangat murah Rp 450/kg. Yang pernah menggunakan Shikatan, yakni proyek taskin 2000-2004 kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Magelang,'' kata Pembantu Dekan I Fakultas Pertanian UTM, Ir Rahayu Sarwitri MP. Universitas Semarang memamerkan tepung pisang sebagai pengganti tepung terigu, yang bisa digunakan untuk membuat aneka ma-kanan. Juga dipamerkan selai nanas dan pepaya, suplemen dari teh hitam serta virgin coconat oil ''Manfaat virgin coconat oil untuk pengobatan diabetes, hipertensi, menghaluskan kulit dan sebagainya,'' kata Tyas, mahasiswa Teknologi Pertanian Universitas Semarang. (P60-33) |