logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 11 Juli 2005 SALA
Line

HUT Sukoharjo Digelar Sederhana

JUMAT, tanggal 15 Juli mendatang bertepatan dengan HUT ke-59 Kabupaten Sukoharjo. Tak heran bila kabupaten yang terdiri dari 12 kecamatan tersebut bersolek. Bagaimana persiapan yang dilakukan? Berikut petikan wawancara Suara Merdeka dengan Kepala Kantor Humas Informasi dan Komunikasi (HIK) Pemkab Sukoharjo, Sudjoko S Sos :

Apa tema HUT Kabupaten Sukoharjo tahun ini?

Temanya adalah dengan Hari Jadi Kabupaten Sukoharjo, kita perkokoh persatuan dan kesatuan masyarakat menuju Sukoharjo yang makmur. Peringatan kali ini sengaja digelar secara sederhana.

Baru saja Sukoharjo menggelar pilkada, apakah tema peringatan terkait dengan kondisi masyarakat pascapilkada?

Benar. Pilkada yang digelar tanggal 27 Juni lalu sedikit banyak membuat sebagian masyarakat masih terkotak-kotak karena perbedaan pendapat. Namun di alam demokrasi, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Jangan sampai perbedaan pendapat mempengaruhi persatuan dan kesatuan, maka dengan HUT ke-59 inilah semua masyarakat disatukan secara erat dan bersama-sama membangun Sukoharjo Makmur.

Kegiatan apa saja yang digelar menyambut HUT tersebut?

Yang utama adalah gerakan kebersihan yang melibatkan seluruh masyarakat di semua pelosok wilayah kabupaten. Kota Sukoharjo sebagai ibu kota kabupaten juga dibenahi dengan membersihkan taman, jalan, dan selokan.

Kami juga akan mengadakan tirakatan pada Kamis (14/7) malam di Pendapa Graha Satya Praja. Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri Muspida, DPRD, jajaran eksekutif, dan para tokoh masyarakat, pemuda, dan agama.

Bagaimana dengan kegiatan yang berbau sosial?

Kegiatan sosial tidak dilupakan. Antara lain, khitanan massal dan pemberian paket sembako sebanyak 1.125 paket. Paket ini diperuntukkan bagi kaum duafa, penjaja koran, dan tukang becak.

Puncak hari jadi akan diisi kegiatan apa?

Untuk puncak HUT akan diisi dengan rapat paripurna khusus di Gedung DPRD. Satu hal yang perlu dicatat, tahun ini tidak ada kirab petikan keputusan penetapan wilayah Kabupaten Sukoharjo. Hal ini disengaja untuk menghemat dana karena masih dalam suasana krisis. Lagipula, Kabupaten Sukoharjo baru saja menggelar pesta demokrasi berupa pemilihan bupati dan wakil bupati.

Jadi yang paling utama adalah bagaimana menyatukan kembali seluruh elemen masyarakat untuk guyub rukun bersama-sama membangun Sukoharjo ke depan. (Joko Murdowo-16h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA