logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 11 Juli 2005 SALA
Line

Dua Rumah Dibobol Maling

MANAHAN - Rumah milik Teguh Yani Haryanto yang berada di Kampung RT 05 RW 10 Joho, Manahan, Banjarsari, kemarin siang dibobol maling. Pencurian itu terjadi sewaktu Teguh Yani bersama keluarganya menghadiri resepsi pernikahan di Gedung Purbo Wardayan Jalan Monginsidi Jebres.

Begitu pulang, rumah yang berada di tengah perkampungan sudah dalam kondisi berantakan. "Selain merusak kunci pintu pagar, pintu utama juga dirusak," jelas Teguh Yani saat ditemui kemarin.

Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Setelah memasuki rumah korban, pelaku mengacak-acak salah satu kamar tidur dan berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan dan barang berharga lainnya. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 60 juta.

Beberapa perhiasan yang hilang di antaranya, cincin yang dibeli dari tanah suci Makkah, gelang, kalung, jam merek nindo, dan gelang bermata berlian 5 biji seberat kurang lebih 15 gram.

Kasus pencurian itu tergolong aneh, sebab dua buah sepeda motor merek Yamaha Yupiter AD-5135-RS dan Honda Supra AD-5307-EA beserta kuncinya tidak diambil. "Bahkan kamar lain yang juga digunakan untuk menyimpan uang dan perhiasan, tidak terjamah," ungkap Teguh.

Sebelum beraksi, pelaku diperkirakan lebih dulu mengetahui saat rumah yang jadi sasaran ditinggal pemiliknya. Dua jam ditinggal jagong, pelaku dengan leluasa merusak pintu pagar, pintu utama, dan mengobrak-abrik seisi rumah.

Pencurian di rumah kosong tidak hanya terjadi kemarin. Beberapa hari sebelumnya di rumah Sutarmi (57), warga Jalan Kalingga Tengah 11 No 10 Banyuagung, Kadipiro, juga dibobol maling.

Pencurian yang terjadi Kamis (7/7) lalu itu, terjadi sewaktu pemilik rumah mengantar tamunya ke terminal Tirtonadi.

Dalam aksi pencurian, pelaku sebelum membawa kabur sejumlah perhiasan terlebih dahulu merusak pintu samping. Beberapa perhiasan seperti giwang emas 4 stel, 4 biji ali-ali bermata berlian dan emas, 1 kalung emas seberat 11 gram, dan 2 liontin emas raib.

Dua kasus pencurian perhiasan yang terjadi di tempat terpisah itu dilaporkan ke Polresta Surakarta. Petugas kepolisian hingga kemarin masih sibuk mengusut perkara tersebut. Tim identifikasi diterjunkan untuk melacak sidik jari pelaku.

Menurut Kasat Reskrim, AKP Djoko Tjahjono, pencurian yang terjadi di lain tempat itu masih dalam penyelidikan intensif. (G11,san-42h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA