| Senin, 11 Juli 2005 | SEMARANG |
Ngamuk, Sapi DitembakSALATIGA - Seekor sapi jantan milik PT Bina Mentari Tunggal yang baru saja didatangkan dari Subang, Jawa Barat, mengamuk setelah diturunkan dari truk. Akibatnya, sejumlah karyawan perusahaan pemotongan hewan yang berada di Jalan Patimura tersebut lari tunggang langgang. Kejadian bermula ketika PT Bina Mentari Tunggal baru saja mendatangkan 13 ekor sapi keturunan Australia untuk disembelih. Namun setelah diturunkan, seekor sapi ngamuk dan berlari di sekitar lokasi perusahaan karena tidak mau dikandangkan. Aksi sapi ngamuk tersebut kontan mengagetkan sejumlah karyawan dan warga sekitar perusahaan karena dikhawatirkan dapat melukai warga. Manajer perusahaan tersebut, Drs Musafir, memanggil petugas Polres Salatiga dan meminta agar sapi tersebut dapat menghentikan aksinya dengan cara ditembak. Mendapat laporan tersebut, 20 orang petugas yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Bambang Sutanto dan Kaurbin Ops Iptu Andis AT Arifin, mendatangi lokasi. "Kami datang untuk memenuhi permintaan perusahaan karena khawatir dapat menyerang warga," jelas Bambang. Setelah mendapat informasi keberadaan sapi dan kondisi sekitar aman dari warga, petugas langsung melakukan pengepungan dan menembak kepala sapi yang ngamuk tersebut. Setelah ditembak, sapi itu kemudian disembelih. (H2-60d) |