| Senin, 11 Juli 2005 | SEMARANG |
Atap Melengkung, Guru SMP 1 Godong WaswasGROBOGAN - Para guru SMP 1 Godong merasa waswas saat memberikan pelajaran di ruang kelas I sekolah tersebut. Sebab, atap sekolah yang didirikan sejak tahun 1966 itu sudah mulai melengkung, akibat sebagian usuk dan reng sudah lapuk. Padahal, setiap pagi ruangan tersebut diisi sekitar 270 siswa. "Sebanyak lima ruang kelas I atapnya sudah melengkung. Jika tidak segera diperbaiki, saya khawatir akan roboh," kata Kepala SMP 1 Godong, Drs Sukardi MPd, kemarin. Akibatnya bila datang hujan disertai angin, para guru dan siswa yang berada di ruang kelas itu merasa cemas. Pihak sekolah sudah melaporkannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Grobogan. Bukan itu saja, anggota DPRD pun sudah mengetahuinya. "Kondisinya memang memprihatinkan. Kami sudah mengajukan permintaan bantuan perbaikan ke Dinas Pendidikan. Harapan saya, ruang kelas yang atapnya rusak itu segera diperbaiki," ujarnya. Dia mengatakan, meski kondisi sekolah memprihatinkan, prestasi siswa di sekolah yang berlokasi di Jl MT Haryono, Godong itu dinilainya baik. Buktinya, dari 276 siswa yang mengikuti ujian nasional, semuanya dinyatakan lulus. "Selain mendapat ranking pertama se-Kabupaten Grobogan, nilai rata-rata UN anak-anak pun menggembirakan, yakni 7,53," ungkap Sukardi. Hal senada juga diungkapkan wali murid sekolah tersebut, Budi (36), warga Purwodadi. Lelaki bertubuh gempal itu mengharapkan Pemkab Grobogan bersedia membantu perbaikan sekolah itu. "Saya kira ini menyangkut keselamatan siswa. Lebih dari itu, SMP 1 Godong kan menjadi acuan sekolah lain di sekitarnya," ujarnya. (H3-18d) |