| Senin, 11 Juli 2005 | BANYUMAS |
Budaya Baca dan Tulis Membentuk Manusia ProduktifPURWOKERTO - Pusat Pengembangan Budaya Baca dan Belajar (P2B3) Jalan Jatisari 5 Purwokerto mengajak bermitra dengan perguruan tinggi dan mahasiswa dalam membangun masyarakat desa dan kelurahan agar produktif. ''Di antaranya mengajak masyarakat membudayakan baca dan belajar, sehingga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang dihasilkan perguruan tinggi,'' ungkap Ketua Yayasan Bangunan Indonesia (YBI), Sumengen Sutomo PhD, seusai Semiloka Pemberdayaan P2B3 di Lantai III Rektorat Unsoed, pekan lalu. Semiloka itu diselenggarakan oleh Rotary International D 3400 Area VIII bekerja sama dengan Unsoed Purwokerto. Pembicara, Zhao Xucai (Sekretaris Kedubes China), Masahito Uno (PT Sumitomo), Dra Rohingah (Perpustakaan Nasional), Mis Ari (Museum Tekstil DKI Jakarta), Ernawati Hafid (Dharma Wanita Persatuan), serta Ketua LPM, Drs Tholib, dan Dekan FISIP Unsoed, Drs Bambang Kuntjoro. Sebenarnya, lanjut Sumengen, kedatangan para pembicara itu bukan sekadar melihat kegiatan yang dilakukan P2B3, tapi diminta menularkan pengalaman dalam mengembangkan budaya baca dan belajar melalui semiloka. ''Misalnya, Cina berhasil membudayakan baca dan belajar sekitar 30 tahun,'' tambahnya. YBI, kata dia, melontarkan konsep ''Membangun Indonesia melalui Budaya Baca dan Belajar 100 Tahun Mendatang''. Mengubah Perilaku Diharapkan, Unsoed bermitra dengan P2B3 dengan mengajak dosen dan mahasiswanya. Misalnya, membantu masyarakat yang ingin belajar ilmu pengetahuan dan teknologi terapan. Dengan demikian, masyarakat tidak memandang perguruan tinggi sebagai komunitas elite, karena sebenarnya memiliki potensi untuk menciptakan sesuatu yang memberikan manfaat. ''Setidaknya, Unsoed membantu mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih produktif melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,'' ujarnya. Museum tekstil, kata dia, akan menempatkan stafnya di Jatisari untuk memberi bimbingan desain batik kepada masyarakat. Kedubes Cina akan menugasi relawan untuk memberikan pendampingan atas berbagai teknologi terapan yang diminati masyarakat. (P52-27a) |