logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 08 Juli 2005 BANYUMAS
Line

BRI Diancam Bom

PURWOKERTO - BRI Cabang Purwokerto di Jalan Jenderal Soedirman, Kamis (7/7) sekitar pukul 09.45 mendapat ancaman bom melalui telepon dari orang tak dikenal. Ancaman itu menyebutkan, di lantai satu dan dua kantor bank tersebut ada bom.

Ancaman lewat telepon itu melalui BRI Unit Wiriatmaja di seberang jalan depan kantor cabang itu. Orang yang menerima telepon adalah Awal Yasyiruddin, karyawan di Bagian Administrasi Kredit.

''Yang menelepon suara laki-laki memakai bahasa Indonesia. Suaranya kecil dan latar belakangnya ramai. Orang itu mengatakan, di lantai satu dan dua BRI Cabang Purwokerto ada bom,'' ungkap Awal.

Mengingat BRI yang kantornya tingkat hanya BRI Cabang Purwokerto di depan Unit Wiriatmaja, dia lalu memberitahu pimpinan BRI Cabang perihal ancaman itu. Pihak BRI pun langsung melaporkan ancaman tersebut ke Polres Banyumas.

Sekitar pukul 10.00, aparat Polres Banyumas di bawah komando Kepala Bagian Operasional Komisaris Polisi Sutopo Yuwono, Kepala Unit Objek Vital Iptu Sunarto, Kepala Satuan Samapta AKP Teguh S, dan personel Polwil Banyumas meluncur ke BRI.

Karyawan di lantai satu dan dua saat polisi tiba sudah berada di luar gedung. Mereka duduk-duduk di sekitar tempat parkir dengan rasa waswas. Sementara itu, pelayanan kepada nasabah di lantai dasar saat itu masih berlangsung. Para nasabah belum mengetahui adanya ancaman bom di bank tersebut.

Tak sampai setengah jam kemudian, Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Purwokerto yang beranggotakan enam personel tiba di lokasi. Komandan Kompi Brimob AKP Ismoyo berkoordinasi dengan jajaran Polres dan Polwil Banyumas serta BRI.

Deteksi Metal

Untuk memberikan rasa aman, kemudian tim Jihandak menyisir semua bagian gedung mulai dari lantai dasar hingga lantai dua. Lingkungan kantor, seperti areal parkir dan halaman pun mereka sisir dengan alat deteksi metal.

Selama penyisiran, kantor BRI dikosongkan. Karyawan keluar ruang dan pelayanan kepada nasabah istirahat. Penyisiran berlangsung lebih dari satu jam. Setelah tak ditemukan bom atau bahan peledak lain, penyirisan dilanjutkan ke kantor BRI Unit Wiriatmaja. Di kantor unit ini pun tak ditemukan adanya bom atau bahan peledak.

Setelah dinyatakan aman, sekitar pukul 13.00 karyawan mulai masuk dan pelayanan kepada nasabah pun dibuka kembali setelah terhenti sekitar dua setengah jam untuk penyisiran.

Kapolres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Drs Erwin Triwanto yang dimintai konfirmasi kemarin mengatakan, untuk menjaga keamanan jika ada ancaman bom melalui telepon atau lainnya polisi tetap akan melakukan penyisiran. ''Sekecil apa pun ancamannya, apalagi ancaman bom, polisi akan mengantisipasi dengan menyisir,'' ucapnya.

Dia berterima kasih kepada BRI Cabang Purwokerto yang dengan cepat melapor ke polisi tentang adanya ancaman bom itu. Dia meminta, siapa pun bila menerima ancaman bom perlu secepatnya melapor ke polisi. (G23-16j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA