SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 07 Juli 2005

 

YANGOON - Untuk pertama kalinya, junta militer Myanmar membebaskan secara massal 249 tahanan politik, Rabu kemarin. Di antara tahanan yang dibebaskan terdapat pula orang dekat ikon demokrasi, Aung San Suu Kyi.

MANILA - Tingkat popularitas Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo terus merosot drastis. Hampir separo warga Filipina meminta Arroyo mundur. Demikian hasil jajak pendapat Pulse Asia yang disiarkan Rabu kemarin.

BAGDAD - Serangan-serangan terhadap para diplomat asing di Bagdad dikhawatirkan akan mendorong adanya eksodus oleh misi-misi diplomatik di negeri itu. Pemerintah Irak dan Amerika Serikat berusaha mencegah eksodus diplomat dari Bagdad, Rabu kemarin.

 

GLENEAGLES - Para demonstran penentang KTT G8 kembali bentrok dengan polisi di Skotlandia, Rabu kemarin. Bentrokan itu terjadi di sekitar jalan menuju hotel tempat para pemimpin Kelompok Delapan (G8) mengadakan pertemuan.

WINA - Beberapa laporan intelijen Barat mengungkapkan, Korea Utara secara diam-diam telah membantu Iran mengembangkan teknologi nuklir. Laporan itu membuat Amerika dan Uni Eropa makin khawatir bahwa Teheran telah mengembangkan senjata nuklir dari kerja sama dengan Pyongyang tersebut.

BEIJING - Tak mau kalah dengan Amerika Serikat yang sukses menabrakkan pesawatnya ke sebuah komet, China juga sedang membangun sebuah pesawat serupa Deep Impact-nya AS untuk ditabrakkan ke komet. Media setempat melaporkan hal itu Rabu kemarin.

BERLIN - Sebuah pesawat kecil terpaksa mendarat di atas sebuah mobil yang sedang melaju dengan cepat. Namun, sungguh suatu keajaiban bahwa baik pilot maupun pengemudi mobil itu selamat dan tidak cedera sedikitpun. Peristiwa itu terjadi di Kota Bitburg, Jerman, Rabu kemarin.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA