logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Juli 2005 SALA
Line

Kelangkaan Premium Menular ke Sukoharjo

SUKOHARJO - Kelangkaan premium ternyata tidak hanya terjadi di Solo dan sejumlah kota besar lainnya. Buktinya, kejadian serupa terjadi di Sukoharjo. Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) tutup karena pasokan premium terlambat.

Sudah dua hari di SPBU Solo Baru tidak melayani pembeli premium. SPBU tersebut tinggal melayani mobil berbahan bakar solar, akibatnya sejumlah sopir mobil yang menggunakan premium pun kecele. Mereka terpaksa mencari SPBU yang masih menyediakan premium, namun beberapa di antaranya terpaksa mengisi dengan pertamax. ''Bagaimana lagi, daripada mendorong,'' ujar Priyanto, seorang pengendara mobil .

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Telukan dan Sukoharjo Kota, bahkan di SPBU yang baru direhab tersebut nampak antrean panjang jerigen plastik milik penjual premium eceran. Petugas mengaku tidak tahu kapan pasokan premium datang. Dia juga memasang tulisan habis di selembar papan tripleks yang diletakkan di bagian depan pompa pengisian premium.

''Ya tidak tahu mas kapan datangnya,'' ujar seorang petugas.

Pengendara motor pun kecewa mengetahui premium habis, namun petugas berbaik hati dengan menunjukkan lokasi SPBU Jetis, Sukoharjo, yang masih buka. ''Kalau mau beli premium ke SPBU Jetis saja, di sana masih melayani. Kalau mau terus ke arah Wonogiri juga bisa mengisi di SPBU Nguter, tetapi saya tak bisa memastikan apakah masih ada stok premium atau tidak.''

Para pembeli premium eceran pun terpaksa gigit jari. Seperti yang dikemukakan Sutarti, warga Telukan, Grogol, yang mengaku sudah antre sejak pukul 08.00. Dijelaskan Sutarti, biasanya dia membeli premium dari SPBU Solo Baru, namun sampai di sana, ibu dua anak itu kecele karena premium habis. (G10-16h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA