logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Juli 2005 SALA
Line

Siswa Tak Lulus UN Jadi Mahasiswa Percobaan

UNS Tolak Imbauan Mendiknas

KENTINGAN-Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) menolak imbauan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Dr Bambang Sudibyo yang meminta peguruan tinggi (PT) menerima siswa SMA/SMK yang belum lulus Ujian Nasional (UN) menjadi mahasiswa percobaan selama setahun.

Menurut Rektor UNS Prof Dr dokter Moch Syamsulhadi SpKJ kendati siswa tersebut lolos ujian tulis SPMB dan program penelusuran minat dan kemampuan (PMDK) tetapi jika belum lulus UN maka tetap tidak bisa diterima menjadi mahasiswa di UNS.

"Kami tetap mengacu pada ketentuan yang menyatakan yang berhak menjadi mahasiswa pada perguruan tinggi adalah yang telah lulus UN," ujar Rektor kepada wartawan di RM Ramayana, kemarin.

Dia mengemukakan imbauan Mendiknas tersebut antara lain berbunyi agar PT menerima mahasiswa yang lolos ujian tulis SPMB kendati belum lulus UN.

Mereka nanti akan diberi predikat mahasiswa percobaan dan diberi waktu selama setahun untuk lulus UN. Jika tidak berhasil maka mereka bisa diberhentikan.

Saat ini, lanjut Rektor UNS, petinggi di jajaran Departemen Pendidikan Nasional menggelar pertemuan di Jakarta untuk membahas persoalan nasib siswa yang tidak lulus UN tersebut.

Bagaimana kelanjutan imbauan Mendiknas yang disampaikan beberapa waktu lalu itu, menurut dia, belum bisa dipastikan. Hanya apapun hasil rapat tersebut UNS telah sepakat tidak menerima siswa yang belum lulus UN karena hal itu bisa memicu persoalan di kemudian hari.

"Kami khawatir akan menuai masalah di masa mendatang. Misalnya ada orang tua siswa yang bertanya mengapa mereka yang telah lulus UN tidak diterima, sedangkan yang tidak lulus justru bisa menjadi mahasiswa meskipun percobaan," ujarnya.

Toleransi

Bagi lima siswa yang telah her registrasi (daftar ulang) program PMDK namun belum lulus UN, Rektor mengatakan pihaknya masih memberi toleransi. Kelima calon mahasiswa yang dipilih melalui seleksi tanpa tes tersebut diberi waktu sampai kuliah perdana tanggal 7 September mendatang untuk menunjukkan ijazahnya. Jika mereka mampu, maka UNS akan menerima mereka sebagai mahasiswa.

"Dari hasil klarifikasi kami pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, ujian ulangan akan digelar pada 21-23 Agustus. Diperkirakan sepekan kemudian sudah bisa diumumkan hasilnya sehingga tetap bisa mengejar persyaratan yang kami patok," tambah Ketua SPMB Panitia Lokal 44, Prof Dr Ravik Karsidi MS.

Namun kelima siswa tersebut belum diundang dalam pembekalan pertama untuk siswa PMDK yang digelar kemarin. Menurut Ravik, kendati telah melakukan her registrasi, mereka wajib lulus terlebih dulu sebelum diberi pembekalan. (G18,G19-27)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA