| Kamis, 07 Juli 2005 | SALA |
Pekan Depan Diperkirakan Pasokan Mulai NormalKOTA-Kelangkaan premium atau bensin di sejumlah SPBU diperkirakan berangsur-angsur normal mulai pekan depan. Meskipun antrean untuk mendapatkan premium maupun pertamax masih terdapat di beberapa SPBU, sebenarnya pasokan Pertamina sudah ditambah. "Informasinya, sejak hari ini (kemarin-Red) Pertamina sudah menambah pasokan untuk wilayah Surakarta. Wilayah Kartasura ke timur masuk Kota Solo yang dilayani Depo Pertamina Solo ada penambahan 1.100 kiloliter/hari, sedangkan Kartasura ke barat dilayani Depo Rewulu (Yogyakarta) saya belum memperoleh informasi berapa tambahannya," kata August Pramono, Ketua Himpunan Wiraswastawan Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) Solo, kemarin. Melalui telepon August menyebutkan sejak kemarin ada tambahan pasokan dari Depo Pertamina Solo, tetapi tambahan itu belum bisa merata pada setiap SPBU sehingga wajar kalau masih ada antrean panjang di beberapa SPBU. "Itu terjadi karena pembagian belum merata akibat kelangkaannya juga sudah terlalu banyak," tambahnya. Tidak Sama Data organisasinya menunjukkan kebutuhan wilayah eks Karesidenan Surakarta Januari sampai Mei 2005 mencapai 1.200 kiloliter/hari. Namun kenyataan pasokan itu tidak sama dengan kebutuhannya. Diperkirakan pasokannya hanya berkisar 800 kiloliter-1.000 kiloliter/hari. "Jadi kalau sampai hari ini masih ada antrean karena pembagiannya belum merata di semua SPBU. Tidak mungkin dalam satu hari mampu memenuhi semua SPBU yang kosong. Kondisi itu berangsur-angsur akan normal sampai pekan depan. Syukur kalau pekan ini sudah kembali normal," ujarnya. Sementara itu di SPBU Solo Baru ada pengeculian bagi para penjual bensin ecaran. Mereka diperkenankan membawa jerigen, tapi pembelian dibatasi maksimum 20 liter/orang. "Di sini mendingan, di tempat lain tidak boleh. Saya sudah antre lebih dari 1 jam di sini," kata Purwono, warga Kwarasan.(sri,won,san-27) |