logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Juli 2005 NASIONAL
Line

Calon Kapolri Itu Memang Dikenal Bersih

MEMANG sudah santer disebut jauh sebelumnya, pria kelahiran Comal, Pemalang, ini akan dilantik menjadi orang nomor satu di jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Dia adalah Komisaris Jenderal Polisi Sutanto, yang sampai saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kepastian Sutanto akan dilantik ini bergulir sejak Minggu malam (26/6). Saat itu Ketua DPR RI Agung Laksono menyatakan, pihaknya telah menerima surat pergantian kapolri dari Presiden Susilo Bambang Yudhono (SBY). Isinya soal pemberhentian Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar dan penggantinya, Komjen Pol Sutanto.

Sehari kemudian, Senin (27/6), Presiden SBY langsung membenarkan akan ada pergantian kapolri dari Da'i Bachtiar kepada Sutanto. Dia berharap usulannya itu dapat disetujui DPR RI.

Nama pria kelahiran 30 September 1950 ini memang sudah santer disebut-sebut akan menjadi kapolri sejak SBY dilantik menjadi Presiden RI.

Presiden dan Sutanto sudah lama saling kenal karena seangkatan ketika menjadi taruna Akademi Angkatan Bersenjata (Akabri). Sutanto adalah lulusan terbaik Akabri Kepolisian tahun 1973, sementara SBY adalah lulusan Akabri Darat tahun 1973.

Tentu bukan karena pertemanan dengan Presiden, maka Sutanto diajukan ke DPR untuk menjadi kapolri. Sosok Sutanto memang dinilai bersih selama di kepolisian.

Banyak Gebrakan

Ketika menjabat Kapolda Sumatera Utara, Sutanto pernah membuat gebrakan untuk memberantas perjudian. Hal yang sama juga dilakukan saat menjabat Kapolda Jawa Timur.

Saat menjabat Kalakhar BNN, Sutanto juga menggebrak dengan melakukan sejumlah penggerebekan sarang pembuatan narkoba. Sutanto juga mengimbau tempat-tempat hiburan mengurangi jam buka untuk mengurangi peredaran narkoba. Tentang prestasi calon kapolri ini, Akil Mochtar mengatakan, prestasi tidak menjamin karena kepemimpinan Polri membutuhkan sosok yang mampu menjadikan Polri pelindung masyarakat. (Bambang Usdeky HP-48t)

Nama : Sutanto

Tempat/Tanggal Lahir : Comal, Pemalang, Jawa Tengah, 30 September 1950

Jabatan : Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional

Pendidikan : Akabri Kepolisian 1973, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 1983, Sespimpol, Lembang, Bandung (1990), Sus Jur Pa Rengar Hankam, Bandung (1985), Lemhannas (2000).

Karir : Kapolsek Metro Kebayoran Lama (1978-1980)

Kapolsek Metro Kebayoran Baru (1980)

Kapolres Sumenep, Jawa Timur (1991-1992)

Kapolres Sidoarjo, Jawa Timur (1992-1994)

Waka Polda Metro Jaya (1998-2000)

Kapolda Sumut (2000)

Kapolda Jatim (17 Oktober 2000-Oktober 2002)

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (24 Oktober 2002-28 Februari 2005)

Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (28 Februari 2005 sampai dengan saat ini).(bu)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA