| Kamis, 07 Juli 2005 | SEMARANG |
Ibu Rumah Tangga Gelapkan Motor SewaanPEDURUNGAN - Dituduh menggelapkan tujuh motor sewaan, Kusrini (45), warga Jalan Sendang Indah Timur, Muktiharjo Lor, Genuk, ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Pedurungan, Rabu (6/7). Kepada polisi, wanita itu mengakui menggadaikan motor tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Kapolres Semarang Timur AKBP Juhartana MSi melalui Kapolsek AKP Dadi Suhardo mengemukakan, tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. Dari hasil penyidikan, pihaknya menyita tujuh motor yang telah digadaikan tersangka kepada orang lain. Ketujuh motor itu adalah milik Eri Erlangga Kusumawardani, warga Jalan Satriowibowo I/37, Tlogosari, Pedurungan. Beberapa motor yang diamankan sebagai barang bukti adalah Honda Supra H-6298-ME, Honda Supra X H-6140-BH, Suzuki Shogun H-3113-Y, Suzuki Smash H-5996-NZ, Kawasaki Blitz H-6286-JS, Yamaha Fiz R H-5397-DR, dan Yamaha Vega H-6459-PZ. Untuk Makan Kepada polisi, tersangka mengakui perbuatannya. Dia melakukan perbuatan itu karena terdorong kebutuhan hidup keluarga yang serba kekurangan. ''Uang hasil gadai saya pakai untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga,'' akunya sembari memeragakan tangan kanannya, mengarahkan seluruh jarinya ke arah mulutnya. Cara yang dilakukan, semula dia pura-pura menyewa motor kepada korban, Eri. Tarif sewa yang dibebankan Rp 600.000/unit/bulan. Setiap jatuh tempo, dia selalu meminta pengunduran jadwal pembayaran sewa, sembari menyewa motor lagi. ''Saya katakan, motor-motor itu tidak hanya untuk saya sendiri, melainkan juga untuk saudara-saudara saya. Terakhir, jatuh tempo Januari lalu, uang sewa tujuh motor itu tidak terbayar,'' katanya kepada penyidik. Tanpa sepengetahuan pemilik yang sah, motor-motor itu dia gadaikan kepada dua orang kenalannya, Suyudi dan Fadlan. Penggadaian dilakukan melalui makelar bernama Poyo, dengan imbalan Rp 50.000/unit. Sementara motor-motor sewaan itu digadaikan Rp 3 juta/unit. ''Kepada Suyudi saya gadaikan tiga motor, kepada Fadlan juga tiga motor, sedangkan satu motor lagi dipegang Poyo,'' katanya. (G5-37d) |