logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Juli 2005 SEMARANG
Line

Dikeluhkan, Jurnal Ranking PSB Terlambat

SEMARANG - Sejumlah orang tua siswa merasa waswas karena anaknya berada di ranking kritis dalam pendaftaran siswa baru tingkat SMA merasa waswas, Rabu (6/7). Pasalnya, jurnal harian yang memuat ranking nilai di sekolah belum didapatkan.

Selain itu, ranking pendaftar yang akan dikirim melalui pesan singkat (SMS) dan akses internet melalui situs Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Semarang juga belum bisa dilihat.

Suwandi, orang tua calon siswa yang mendaftar di SMAN 1, mendatangi Dinas Diknas Kota Semarang untuk menanyakan perihal belum terbitnya jurnal harian seleksi masuk SMA negeri itu.

''Saya ke sini untuk menanyakan jurnal harian. Petugas penerimaan siswa baru SMAN 1 belum bisa memberikan. Tapi, hingga saat ini (Rabu siang-Red) jurnal di Dinas Diknas juga belum ada,'' katanya saat mencari informasi di Subdin Perencanaan Diknas.

Suwandi pantas waswas, sebab nilai yang dimiliki anaknya dalam tiga mata pelajaran ujian nasional (UN) terhitung tidak istimewa.

Kalau sampai jurnal di hari ketiga tidak muncul, padahal pendaftaran tinggal sehari lagi, dia bisa kebingungan mencari sekolah negeri. Sebab, waktu yang tersisa sudah sangat mepet.

Sebaliknya, Siswanto (44) dari Gunung Pati saat melihat papan pengumuman di SMAN 3 menyatakan belum begitu yakin, Diah Ayu Sisworini, anaknya, bisa diterima di SMAN 1 meski nilainya 25,39.

Dia menyatakan, bila dilihat dari daya tampung SMAN 1 yang menjadi pilihan pertama putrinya, yakni sebanyak 400 siswa, sepertinya cukup aman, karena anaknya yang lulusan SMPN 5 masih satu rayon dengan SMA tersebut.

Tak Perlu Cemas

Pantauan Suara Merdeka menyebutkan, di SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, dan SMAN 5, baru keluar jurnal hari pertama atau jurnal harian 4 Juli. Sebaliknya, jurnal hari kedua dan ketiga yang berisi jurnal pendaftar, Selasa (5/7) dan Rabu (6/7) belum keluar.

PT Surya Cipta Global Indonesia (PT SCGI) yang merupakan mitra Diknas Kota Semarang dalam pengolahan data pendaftar dalam penerimaan peserta didik (PPD) SMA, melalui Direkturnya, Ir Bernadus Triono Utomo, menjanjikan jurnal hari kedua dan ketiga sudah bisa diakses mulai pukul 18.00 Rabu, 6 Juli 2005.

Ketua Panitia PPD Kota Semarang, Drs Mulriadi MSi, mengungkapkan, calon siswa atau orang tua siswa tidak perlu cemas terhadap kondisi itu. Sebab, di jurnal terakhir pagi ini setiap SMA negeri akan menampilkan jurnal untuk 16 SMA negeri di Kota Semarang.

''Di hari terakhir pendaftaran, kalau posisi pendaftar di suatu sekolah kritis, anak yang bersangkutan bisa mendaftar ke SMA lain tanpa harus datang ke sekolah yang dituju,'' jelas Kasubdin Perencanaan Diknas.(H7, sjs,lin-37a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA