logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 07 Juli 2005 KEDU & DIY
Line

Siswa SD/MI dan SMP/MTs Dapat BOS

WONOSOBO - Kasubdin Pendidikan Dinas Pendidikan Wonosobo Drs Budi Rochmadi mengemukakan, mulai tahun pelajaran 2005/2006 semua siswa SD/MI dan SMP/MTs negeri ataupun swasta akan menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pemberlakuan bantuan Pemerintah Pusat sebagai pengganti Bantuan Kesejahteraan Murid (BKM) itu diberlakukan sejak 1 Juli.

BOS yang diberikan untuk SD/MI Rp 235.000/tahun dan SMP/MTs Rp 324.500/tahun. Sementara itu untuk SMA/MA/SMK, BOS hanya diberikan kepada siswa dari keluarga miskin Rp 65.000/bulan/siswa.

Sebelumnya, BKM yang diberikan kepada para siswa dari keluarga miskin, terdiri atas murid SD/MI Rp 10.000/bulan/siswa, SMP/MTs Rp 20.000/bulan/siswa, dan SMA/MA/SMK Rp 25.000/bulan/siswa.

Biaya Tambahan

Budi Rochmadi yang ditemui Suara Merdeka, kemarin mengungkapkan, SD/MI dan SMP/MTs yang Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) lebih tinggi dibanding bantuan yang diberikan, pihak pengelola sekolah hanya diperbolehkan menarik biaya tambahan kepada siswa dari keluarga mampu. Dengan demikian, siswa dari keluarga miskin tidak boleh dibebani biaya tambahan.

Dia menyebutkan, dengan jumlah murid SD/MI di Wonosobo 101.836 anak, BOS yang akan diterima untuk mereka Rp 23,9 miliar. Untuk SMP/MTs yang memiliki 28.576 murid, BOS yang diterima Rp 9,2 miliar. Sementara itu, murid SMA/MA/SMK dari keluarga miskin di Wonosobo saat ini diperkirakan 35%-40%.

Tentang penerimaan siswa baru (PSB) di daerah pegunungan itu, Budi Rochmadi menegaskan, tidak boleh ada pungutan. Untuk pemerataan dan efektivitas pembelajaran, penerimaan untuk setiap kelas maksimal 40 siswa. (P55-55j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA