| Kamis, 07 Juli 2005 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatPesawat Mendarat di Atas MobilBERLIN - Sebuah pesawat kecil terpaksa mendarat di atas sebuah mobil yang sedang melaju dengan cepat. Namun, sungguh suatu keajaiban bahwa baik pilot maupun pengemudi mobil itu selamat dan tidak cedera sedikitpun. Peristiwa itu terjadi di Kota Bitburg, Jerman, Rabu kemarin. ''Sungguh suatu keajaiban tidak ada seorang pun yang terluka. Padahal, pesawat berkapasitas seorang penumpang dan mobil itu mengalami kerusakan cukup parah,'' kata Klaus Schnarrbach, juru bicara kepolisian Bitburg. Mobil yang dijadikan landasan darurat itu sedang melaju dengan kecepatan 160 km per jam. Mobil itu mengangkut 11 orang anggota klub Porsche yang sedang dalam perjalanan ke bandara di pinggiran kota. Tiba-tiba, sebuah pesawat bermesin tunggal mendarat di atas atap mobil. Karena terkejut, pengemudi mobil secara mendadak mengerem mobilnya. Akibatnya, pesawat itu terjungkal ke jalan. ''Pesawat itu sebetulnya sudah mendarat dengan mantap di atap mobil,'' kata Schnarrbach. Pilot pesawat itu tampaknya bakal dikenai sanksi hukum karena dianggap lalai dan membahayakan keselamatan orang lain.(rtr-gn-25) Rice ke Asia, tapi Hindari ASEAN WASHINGTON - Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice akan mengunjungi Jepang, China, Korea Selatan (Korsel) dan Thailand mulai Jumat ini. Namun, Rice tidak akan menghadiri pertemuan masalah keamanan yang diselenggarakan ASEAN pada akhir Juli ini. Rice mengunjungi Jepang, China dan Korsel Maret lalu dalam lawatan pertamanya ke Asia setelah menjadi menlu Januari lalu. Di Tokyo, para pejabat Kemlu Jepang mengatakan Rice akan mengunjungi Jepang Senin dan Selasa depan dan akan berembuk dengan Menlu Nobutaka Machimura. Rice dalam lawatannya 8-13 Juli itu diperkirakan akan bertukar pikiran dengan menlu-menlu Jepang, China dan Korsel mengenai perundingan enam negara yang bertujuan menyelesaikan isu program nuklir Korea Utara (Korut). Di Jepang, Rice juga diperkirakan akan berembuk dengan Machimura tentang rencana Jepang untuk mencabut larangan impornya yang diberlakukan terhadap daging sapi AS sejak Desember 2003. Jepang melarang impor daging sapi AS sejak ditemukannya kasus penyakit sapi gila. Kelompok Forum Regional ASEAN (ARF) beranggotakan negara-negara Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam plus Australia, Kanada, China, Uni Eropa, India, Jepang, Mongolia, Selandia Baru, Korut dan Korsel, Papua Nugini, Rusia dan AS.(ant-25) |