JAKARTA-Bank Indonesia (BI) menetapkan BI Rate (suku bunga kebijakan)
sebesar 8,5 persen yang akan berlaku dalam tiga bulan ke depan. Penetapan BI Rate ini merupakan yang kali pertama setelah BI memutuskan
menggunakan suku bunga sebagai sinyal kebijakan moneter. Keputusan itu disetujui dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
Demikian dikatakan Direktur Direktorat Strategis dan Humas Bank Indonesia
Halim Alamsyah di Jakarta kemarin.
|
 |
JEPARA-Petani tebu menolak Apegti menjadi importer gula dan masuk
menjadi anggota Dewan Gula Indonesia (DGI). Penegasan itu disampaikan Ketua
Umum Dewan Pimpinan Nasional Badan Koordinasi Asosiasi Petani Tebu Rakyat
Indonesia (DPN BK APTRI) H Abdul Wachid saat bertemu Menteri Perdagangan
Dr Mari Pangestu di Pendapa Kabupaten Jepara, Senin sore lalu.
|
 |
SEMARANG-PT Nine Stars Futures (NSF), salah satu perusahaan pialang
yang Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB)-nya dicabut oleh PT Bursa Berjangka
Jakarta (BBJ) akan mengajukan surat keberatan. Keputusan itu diambil setelah
perusahaan itu berkonsultasi dengan Bappebti.
|
 |
YOGYAKARTA -JTTC mengadakan dua pelatihan sekaligus, di antaranya
''Pelatihan Handling Complaint for Customer Service'' setiap Jumat, Sabtu
dan Minggu pukul 13.30-17.45, dan ''Pelatihan Teknik Menyusun Proposal
serta Sponsorship'' setiap Jumat, Sabtu dan Minggu pukul 15.45-19.30 WIB.
|
 |
SEMARANG-Akibat serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT)
pada produk agro, Balai Karantina Tumbuhan (BKT) kelas I Tanjung Emas memperkirakan
industri agro mengalami kerugian hingga Rp 1,4 miliar.
|
 |
SEMARANG- Berakhirnya lembaga penjaminan pemerintah terhadap
kewajiban pembayaran bank perkreditan rakyat agaknya tak terlalu dikhawatirkan
BPR. Pasalnya, peran penjaminan itu nantinya dapat digantikan APEX Bank
dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
|
 |
YOGYAKARTA - Pasar telepon selular (ponsel) yang semakin marak
di Yogyakarta memang menggembirakan bagi pelaku usaha di bidang tersebut.
Namun di balik itu ternyata persaingannya sudah tidak lagi sehat. Direktur
Galaxy International Retail, Sony Mulyadi mengungkapkan hal itu kepada
wartawan di sela-sela acara menjelang peringatan HUT ke-4 pusat ponsel
miliknya yang berdiri sejak tahun 2001, kemarin. Menurutnya ketidaksehatan
persaingan karena kenakalan sejumlah oknum sehingga mengakibatkan konsumen
kecewa dan rugi.
|