logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 06 Juli 2005 PANTURA
Line

Sosialisasi Pilkada melalui Lomba Debus

BATANG - Meski pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Batang baru akan dilaksanakan tahun 2006, KPUD sejak dini sudah melakukan sosialisasi.

Kegiatan itu bertujuan untuk penguatan pemahaman masyarakat dalam menyikapi dinamika perbedaan berdemokrasi.

Salah satu kegiatan dilaksanakan Sabtu malam lalu dalam acara doa bersama (kenduri) yang diteruskan dengan festival debus di Desa Kalibalik, Kecamatan Limpung. Sosialisasi Pilkada Batang Damai 2006 itu diselenggarakan KPUD bekerja sama dengan Majelis Dzikir Al-Haq.

"Kami sengaja melakukan sosialisasi pilkada melalui kolaborasi antara pendidikan politik yang dipadukan dengan seni debus sekaligus permohonan doa bersama untuk meminta keselamatan masyarakat," ujar Ketua KPUD, Yakub Widodo SH MHum.

Yakub menjelaskan, sosialisasi dengan pendekatan seni adalah mempermudah pemahaman terhadap masyarakat, khususnya para pemilih agar memahami pilkada. Dengan sentuhan budaya yang dipadukan dengan pendidikan politik itu diharapkan mampu menggugah kesadaran masyarakat dalam memahami arti demokrasi. "Kita bisa melihat, pendidikan politik praktis lewat pendekatan seni dan budaya ini bisa mendekatkan masyarakat, sekaligus juga menghibur serta nguri-nguri budaya nenek moyang kita sendiri," imbuh Yakub.

Atraksi debus yang dilakukan santri Majelis Dzikir Al Haq memukau penonton yang memadati Balai Desa Kalibalik. Satu persatu, mereka menunjukkan kekuatan lahir dan batinnya dengan iringan doa. Ada yang bergulingan di atas tumpukan batang pohon salak yang penuh duri, memakan gelas, lampu neon, memecah tumpukan genteng dengan kepala, dan bermain bola api.

Ketua Divisi Sosialisasi KPU, M Rifai, berharap melalui acara itu masyarakat benar-benar memahami demokrasi. Perbedaan pendapat bukan untuk menjauhkan, tapi justru untuk mendekatkan masyarakat. "Dengan acara dzikir, kita bisa memulai dari diri sendiri untuk menjaga ketentraman diri, keluarga, kampung, dan masyarakat dalam menyikapi perbedaan pendapat dan aspirasi dalam Pilkada," kata Rifai. (ar-52h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA