logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 06 Juli 2005 BUDAYA
Line

Jaque Mate Pernah Rekaman di Boston

BANDUNG - Nama Jaque Mate mungkin belum terlalu familier. Tapi sebagai blues brothers band, penampilan gitaris Rama (22), kibordis Arya (21), dan drummer Joshua (17) layak diperhitungkan. Bagi mereka yang menggemari acara musik blues di TVRI pasti pernah menyaksikan kepiawaian mereka.

Skill ketiganya ibarat magnet yang siap menarik siapa saja di dekatnya untuk sekadar menyatakan salut. Bukti lainnya adalah album debut Jaque Mate bertajuk Tabasco Woman yang dirilis di Boston, Amerika Serikat.

Album itu berisi 10 lagu, tiga di antaranya karya musikus lain yakni "Voodoo Child" (Jimmy Hendrix), "Jumping at Shadows" (Duster Bennet & Gary Moore), dan "Brown Eyes" (Fred Burkhart). Album tersebut mendapat apresiasi positif di mata penggemar blues.

Jaque Mate kini berusaha lebih sering tampil untuk memperkenalkan diri kepada publik.

"Jika sebelumnya kami sering tampil bukan dalam kemasan konser yang sebenar-benarnya, kini kami akan mengemasnya sebagai sebuah pertunjukan," kata Arya Satria.

Mereka memang belum akan tampil dalam konser sendiri, melainkan sebagai band pembuka untuk grup /rif dalam acara Konser Hingarbingar di Sabuga, Bandung, Jumat (8/7). Meski sebagai band pembuka, Jaque Mate ingin tampil all-out.

"Boleh saja kami sebagai band pembuka, itu bukan persoalan. Kami jelas tak harus merendah dari band utama. Kami akan meraih peak pertunjukan itu. Jika terjadi, jelas kepuasan dan band utama akan terpacu untuk tampil lebih. Kami akan membuktikan hal itu, karena kami akan menganggapnya sebagai pertunjukan sendiri. Kami akan tampil dengan gaya kami, demi terhiburnya penonton. Saya rasa ini saling menguntungkan kedua grup," tegas Arya. (dwi-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA