logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 05 Juli 2005 PANTURA
Line

SMAN 3 Nyaris Memungut Biaya Pendaftaran

TEGAL - SMA Negeri 3 Tegal kemarin nyaris menarik biaya pendaftaran dari siswa yang mendaftar. Ini karena dalam rapat koordinasi kepala sekolah di SMA Negeri 5 belum lama ini, sekolah bisa menarik biaya pendaftaran baik itu dikenakan kepada pendaftar SMA asal luar kota maupun dalam kota.

"Setelah saya mengetahui ada larangan pungutan pendaftaran bagi calon siswa asal dalam Kota Tegal berdasarkan surat edaran Dinas P dan K, hal itu itu kami tiadakan. Anak-anak senang karena tidak jadi membayar Rp 12.500," ujar Kepala SMA Negeri 3 Drs Surono, kemarin.

SMA Negeri 3 yang dalam kelulusan menduduki peringkat kedua, ujar Surono, dalam PSB hari pertama diserbu pendaftar. Paling tidak ada 453 siswa kemarin sudah terdaftar. Namun dia mengakui, panitia penerimaan siswa baru kebingungan dalam membuat peringkat nilai siswa yang akan masuk. Ini lantaran yang jadi patokan peringkat ada tiga, yakni hasil ujian nasional (UN), hasil ujian sekolah, dan prestasi siswa.

"Misalnya saja nilai mata pelajaran Pendidikan Agama. Yang mendaftar adalah lulusan dari SMP yang berbasis agama Islam seperti SMP Al Ihsaniyah. Di sekolah itu, pelajaran agama dibagi menjadi beberapa pelajaran seperti Fikih. Akibatnya, panitia harus menggabung lagi nilainya. Seandainya peringkat nilai hanya berdasarkan hasil UN, akan lebih cepat."

Kepala Dinas P dan K Drs Machful kemarin mengungkapkan, yang ditarik uang pendaftaran memang hanya pendaftar asal luar kota. Tentang kebingungan panitia dalam menentukan peringkat nilai siswa pendaftar, teknis dan cara menghitung sudah disosialisasikan.

Karyawati Dinas P dan K Ny Pipit kemarin mendaftarkan anaknya di SMA Ihsaniyah. Menurut keterangannya, suasana penfataran di sekolah itu cukup sepi. "Baru 10 siswa yang mendaftar di sekolah itu," kata Ny Pipit.

Dia mengaku heran mengapa SMA yang menduduki peringkat kedua pada kelulusan tahun ini tidak diserbu peminat. Namun kepala SMA itu, Drs Yusqon MPd, saat dihubungi optimistis lembaga pendidikannya akan mendapat banyak pendaftar karena prestasinya mulai menanjak.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Drs Muharso SH MM kemarin mengungkapkan, sudah menerima 300 siswa yang mendaftar di sekolah yang dia pimpin. (aj-50j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA